Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dapat Pesan Khusus Ini, Ganjar Pranowo Diangkat Jadi Keluarga Tokoh Adat di Jayapura

📅 Rabu, 22 Nov 2023, 00:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dapat Pesan Khusus Ini, Ganjar Pranowo Diangkat Jadi Keluarga Tokoh Adat di Jayapura Doc: ANTARA/HO-Media Center TPN Ganjar-Mahfud
Ket. Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo saat diangkat menjadi anak adat suku Hassor di kawasan Tobati, Jayapura, Papua, Selasa (21/11/2023).

Jakarta - Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo diangkat menjadi anak adat atau keluarga tokoh adat oleh Kepala Suku Hassor, Gerson Yulianus Hassor melalui prosesi adat di hadapan seorang Ondoafi kota Tabi, Port Numbay, Sairere.

Adapun Ondoafi adalah sebutan untuk pemimpin adat masyarakat asli Papua. "Kami dari para Ondoafi akan memberikan sebuah pesan lewat titipan adat dan ini adalah acara adat tidak ada acara lain-lain," kata Gerson dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa.

Ganjar juga diberikan titipan berupa ikat selempang, noken dan mahkota khas Papua. Gerson menuturkan para Ondoafi berharap agar Ganjar bisa menjadi Presiden 2024.

"Jadi, bapak sudah di tempat ini, besok bapak jadi presiden yang direstui oleh para Ondoafi kota Tabi, Port Numbay, Sairere," tuturnya.

Ia juga meminta Ganjar tidak akan melupakan masyarakat Papua ketika memimpin Indonesia nantinya.

"Harapan ke Pak Ganjar lebih baik lagi, jadi presiden," ujar Gerson.

Sementara, Ganjar pun merasa terharu hatinya karena bisa diterima baik saat di Jayapura. Apalagi dia sampai diangkat menjadi sebuah keluarga oleh Kepala Suku Hassor, Gerson Yulianus Hassor.

"Hari ini saya mendapatkan sesuatu yang luar biasa yang membikin hati kami getar, bikin perasaan kami bergetar karena hadir orang tua kami dan mengangkat kami sebagai sebuah keluarga di mana tentu kampung kami sangat jauh dari sini," ucap Ganjar.

"Kami begitu luar biasanya bapak-bapak menyambut kami. Ini mengharukan, ini membanggakan buat saya," sambungnya.

Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu berbicara mengenai indahnya tali persaudaraan sesama anak bangsa terus terjalin.

"Dari sini kami merasa ya, Papua keluarga kami. Papua saudara kami, kami belum baca tapi kami tahu persis ini adalah pesan-pesan baik, pesan kemanusiaan pesan untuk damai dan sejahtera," tutur Ganjar.

Dia juga mengajak semua masyarakat Papua untuk bisa duduk bersama berbincang beragam hal, terutama terkait perkembangan di Bumi Cenderawasih.

"Saya akan sekuat tenaga untuk bisa memahami. Kami senang kalau kesempatan berikut kita duduk bersama kita bicara bersama sebagai keluarga," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.