Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

107 Lansia Tunggal di Pariaman Dapat Bantuan Makanan Saji

📅 Minggu, 19 Nov 2023, 18:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
107 Lansia Tunggal di Pariaman Dapat Bantuan Makanan Saji Doc: ANTARA/Aadiaat MS
Ket. Salah seorang lansia penerima manfaat makanan saji di Kota Pariaman, Sumbar bertemu dengan Anggota Komisi VIII DPR RI John Kenedy Azis bersama Kepala Dinas Sosial Kota Pariaman Muhammad Rum saat penyaluran bantuan dari Kemensos RI di Pariaman.

Pariaman - Kementerian Sosial membantu memberikan makanan saji untuk 107 lansia tunggal di Kota Pariaman, Sumatera Barat sejak tahun 2022 guna memenuhi kebutuhan warga dengan usia 80 tahun ke atas di daerah tersebut.

"Para lansia tersebut mendapatkan makanan dua kali sehari dengan anggaran Rp30 ribu dan ditambah biaya kurir Rp2.000. Jadi anggarannya Rp32 ribu," kata Kepala Dinas Sosial Kota Pariaman Muhammad Rum di Pariaman, Minggu.

Ia mengatakan makanan yang terdiri dari nasi dengan lauk bervariasi, sayur, dan ditambah buah tersebut dimasak dan disalurkan oleh kelompok masyarakat setempat.

Pemberian bantuan makanan saji tersebut bertujuan untuk membantu lansia yang tinggal seorang diri di rumahnya karena tidak memiliki keluarga dekat sedangkan yang bersangkutan menolak tinggal di panti jompo.

"Untuk kesehatan mereka dipantau terus oleh bidan desa, pemerintah desa dan warga bisa memantau keseharian," katanya.

Ia menyampaikan bantuan yang diberikan selama enam bulan dalam satu tahun tersebut mulai dijalankan pada 2022 dengan anggaran per hari untuk dua kali makan ditambah biaya kurir Rp21 ribu yang kemudian pada 2023 anggarannya naik.

"Pada 2022 Pariaman menjadi daerah percontohan karena ini program baru. Hanya 222 daerah di Indonesia dan tujuh di Sumbar yang mendapatkan program ini salah satunya Pariaman," ujarnya.

Ia menyebutkan awalnya hanya 48 lansia di Pariaman yang mendapatkan bantuan makanan saji tersebut namun setelah dirinya kembali meminta kepada Kemensos maka jumlah penerimanya bertambah menjadi 107 orang.

Sebaiknya Anda baca juga:

Ia meminta Kemensos RI menambah jumlah penerima bantuan makanan saji untuk lansia tersebut karena berdasarkan data yang dihimpun daerah itu memiliki 220 lansia tunggal yang memerlukan bantuan.

Ia juga meminta bantuan dari Kemensos tersebut diberikan selama satu tahun penuh karena pihaknya telah mencoba menghitung anggaran untuk program tersebut dengan menggunakan APBD Pariaman untuk enam bulan namun tidak bisa terakomodir oleh keuangan daerah.

"Dananya besar, tentu tidak mampu diakomodir oleh keuangan daerah," katanya.

Ia menambahkan lansia yang mendapatkan bantuan tersebut juga merupakan penerima program keluarga harapan namun kelompok usai tersebut tidak dapat bekerja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.