Pedagang Pasar Jadi Sasaran Kucuran Kredit
📅 Rabu, 02 Sep 2026, 01:20 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Para pedagang pasar jadi sasaran kredit massal yang dikucurkan oleh Bank Jakarta. Ini menjadi bagian upaya Bank Jakarta membangun akses keuangan yang semakin luas melalui program kredit massal. Salah satu sasaran adalah para pedagang Pasar Induk Kramat Jati sebagai pelaku usaha mikro agar dapat berkembang.
“Kami tidak ingin pedagang harus ang sibuk mencari bank. Bank Jakarta yang harus proaktif mendatangi pedagang,” kata Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo, Selasa. Agus menjelaskan untuk pedagang yang ingin mengakses permodalan,menyiapkan program pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun Non-KUR.
Program KUR, kata Agus, tidak memerlukan jaminan dengan plafon pinjaman hingga Rp100 juta. Lalu untuk program Non-KUR, pedagang bisa menjadikan lapak dagangannya menjadi jaminan. Pedagang yang mengakses program Non-KUR bisa mendapat plafon pinjaman hingga Rp500 juta dengan bunga sekitar 10 persen per tahun.
“Bagi Bank Jakarta, keberhasilan bukan diukur dari seberapa besar kredit yang disalurkan. Keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika pembiayaan membuat usaha pedagang berkembang, omzet bertambah, lapangan kerja tercipta dan semakin banyak UMKM Jakarta naik kelas,” ungkap Agus.
Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mendorong perluasan akses pembiayaan formal bagi pedagang Pasar Induk Kramat Jati melalui kolaborasi Bank Jakarta dan Perumda Pasar Jaya. Program tersebut diharapkan membantu pedagang menjaga keberlangsungan usaha.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!