PBB: Gas Rumah Kaca Mencapai Rekor Tertinggi pada Tahun 2022
📅 Jumat, 17 Nov 2023, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S"Tidak ada tongkat ajaib untuk menghilangkan kelebihan karbon dioksida dari atmosfer," tambah Taalas.
Metana di atmosfer merupakan penyumbang terbesar kedua terhadap perubahan iklim, menyumbang sekitar 16 persen dampak pemanasan.
Metana hanya bertahan di atmosfer selama sekitar 10 tahun, namun mempunyai dampak pemanasan yang jauh lebih kuat dibandingkan CO2. "Kami tidak sepenuhnya memahami mengapa konsentrasi metana terus meningkat," kata Taalas.
"Untuk oksida nitrat yang menyumbang sekitar tujuh persen dari efek pemanasan peningkatan tahun lalu lebih tinggi dari yang diamati sebelumnya dalam catatan waktu modern kita," kata WMO.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sekitar 80 persen emisi gas rumah kaca berasal dari negara-negara G20. Meskipun komunitas ilmiah memiliki pemahaman yang luas tentang perubahan iklim dan implikasinya, masih terdapat beberapa ketidakpastian mengenai siklus karbon, dan perubahan yang terjadi di lautan, biosfer daratan, dan kawasan permafrost.
Buletin tersebut menyerukan informasi yang lebih luas mengenai topik-topik tertentu. Hal ini termasuk putaran umpan balik (feedback loops) dalam sistem iklim, misalnya, peningkatan emisi karbon dari tanah atau penurunan serapan karbon oleh lautan akibat perubahan iklim.
WMO juga prihatin dengan apa yang disebut titik kritis, yaitu ketika tingkat perubahan tertentu mengarah pada serangkaian perubahan yang semakin cepat dan berpotensi tidak dapat diubah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Salah satu contohnya adalah bagaimana sebagian hutan hujan Amazon, yang telah lama menjadi penyerap karbon, kini menjadi sumber emisi karbon akibat deforestasi.
Organisasi tersebut mengatakan diperlukan lebih banyak informasi mengenai gas rumah kaca non-CO2.
Taalas mengatakan ada risiko perang di Ukraina dan Gaza membayangi perubahan iklim. "Yang masih menjadi tantangan terbesar bagi kesejahteraan umat manusia di abad ini," pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!