Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Surat Suara untuk DKI Mulai Disiapkan

📅 Kamis, 16 Nov 2023, 05:25 WIB | Oleh:
Surat Suara untuk DKI Mulai Disiapkan Doc: ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Ket. Siswa memasukkan surat suara saat mengikuti rangkaian simulasi ­Pemilu 2024 di Gedung KPU, Jakarta, beberapa waktu lalu.

JAKARTA - Untuk persiapan logistik tahap dua seiring kian dekatnya penyelenggaraan Pemilu 2024 mulai disiapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta, termasuk pengadaan surat suara. "Kami telah melakukan administrasi daring atau e-klik untuk pengadaan logistik pemilu tahap dua, yaitu surat suara," kata Ketua Divisi Perencanaan, Umum, dan Logistik KPU Jakarta, Nelvia Gustina, Rabu.

Nelvia menuturkan KPU Jakarta memiliki kewenangan melakukan pengadaan surat suara untuk DPD dan DPRD Provinsi Jakarta. Terhitung untuk surat suara DPRD Jakarta berjumlah 8.431.963 dan untuk DPD 8.431.897.

"Jadi total tiap-tiap surat suara dihitung berdasarkan jumlah daftar pemilih tetap atau DPT per TPS ditambah dua persen untuk cadangan surat suara," terangnya.
Kini, dia sedang dalam tahap administrasi daring (e-klik) berupa penandatangan kontrak dengan penyedia surat suara untuk kemudian dicetak.

Terkait tanggal pasti pencetakan surat suara, Nelvia belum bisa memastikan, namun diperkirakan dilakukan Desember. KPU telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November hingga 10 Februari 2024. Sedangkan pemungutan suara dijadwalkan tanggal 14 Februari 2024.

Sebelumnya, Nelvia Gustina menyebut persiapan logistik Pemilu sudah mencapai 70 persen meliputi bilik, kotak, dan tinta. "Sejauh ini sudah hampir 70 persen persiapannya," katanya.

Sementara itu, Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) Jakarta dan Kantor Wilayah Kemenkum HAM Jakarta menjalin kerja sama memperketat pengawasan orang asing Jakarta menjelang Pemilu 2024. Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jakarta, Ibnu Chuldun, menuturkan, jajaran Tim Pora memiliki peran penting menjaga stabilitas politik, hukum, dan keamanan.

Terkait ini, Ibnu berharap peningkatan perbaikan dalam sinergi dan kolaborasi lintas instansi untuk mengawasi orang asing. "Semoga elemen pengawasan yang dibentuk dapat meminimalkan pelanggaran keimigrasian maupun hukum lainnya," ujar Ibnu.

Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Kanwil Kemenkum HAM Jakarta, Fahrul Novry Azman, menerangkan sasaran pengawasan adalah keberadaan dan kegiatan orang asing yang merugikan dan membahayakan. Ini khususnya dalam waktu persiapan penyelenggaraan pemilu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.