Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Permudah Akses Warga, PTPN III Perbaiki Jembatan di Gunung Malela

📅 Kamis, 16 Nov 2023, 08:39 WIB | Oleh:
Permudah Akses Warga, PTPN III Perbaiki Jembatan di Gunung Malela Doc: istimewa
Ket. Jembatan penghubung Nagori Senio menuju Serapuh kini sudah selesai diperbaiki PTPN III (Persero). Masyarakat sudah dapat melaluinya dengan aman.

JAKARTA - Warga Gunung Malela, khususnya Desa Nagori Senio, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, kini bisa bernapas lega. Pasalnya, jembatan penghubung Nagori Senio menuju Serapuh yang rawan ambruk akibat pondasi yang terkikis air kini sudah selesai diperbaiki PTPN III (Persero).

Manajer Kebun Bangun Febryandi Bangun menyampaikan, sebelumnya PTPN III (persero) telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun serta menggelontorkan dana untuk pembangunan bronjong di aliran Sungai Krompyang.

Febryandi megatakan sebagai BUMN, PTPN III (persero) selayaknya menjaga aset dan merawat fasilitas umum."Selain masyarakat, kami juga penerima manfaat atas fasilitas umum yang sudah dibangun negara," katanya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/11).

Proyek bronjong batu padas (batu kali) yang dikerjakan mulai Oktober 2023 itu dipasang dengan sistem pengikatan kawat baja di kedua sisi jembatan. Sistem tersebut digunakan agar penahan antar-sisi jembatan dapat bertahan lama.

Perbaikan tersebut dikerjakan sekira 60 hari kerja, atau lebih kurang dua bulan. Saat ini, pengerjaan sudah rampung dan jembatan bisa digunakan masyarakat dengan aman.

Atas bantuan tersebut, warga Gunung Malela memberikan apresiasi kepada PTPN III (persero) atas dipasangnya bronjong sebagai penahan tanah di aliran Sungai, yang di kenal masyarakat sekitar dengan nama Titi Krompyang.

Edy Suprapto (57), warga Nagori Margomulyo, Kecamatan Gunung Malela mengatakan, pembangunan bronjong ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.

"Sejak tahun lalu, tanah di sekitaran jembatan itu sudah tergerus. Bahkan bibir jembatannya juga sudah tergerus. Dengan dibangunnya bronjong ini usia jembatan bisa diperpanjang," katanya.

Pria yang akrab disapa Edy Raga ini menambahkan, dengan dibangunnya bronjong tersebut membuat masyarakat sekitar lebih tenang.

"Di musim hujan ini, air sungai itu besar sekali. Banjirnya terkadang melebihi kapasitas aliran sungai. Sebelum di pasang bronjong, PTPN III sudah memperlebar aliran sungai itu. Terlebih sekarang sudah dipasang bronjong. Akhirnya masyarakat bisa tenang karena aliran air nggak menggerus tanah di sekitar jembatan," ujar Edu.

Ungkapan terima kasih juga disampaikan Efendi, Pangulu Nagori Serapuh, Kecamatan Gunung Malela. Dia menyampaikan terima kasih kepada PTPN III yang sudah menggelontorkan dana cukup besar untuk pembangunan bronjong. Terlebih, jembatan tersebut merupakan akses satu-satunya masyarakat Kecamatan Gunung Malela.

"Dari jauh hari kita sudah sampaikan kepada pemerintah Kabupaten Simalungun melakukan penanganan sebelum jembatan itu rubuh. Tetapi PTPN III bergerak lebih cepat untuk menggelontorkan dana besar untuk mencegah rubuhnya jembatan itu," ucapnya.

Dengan dibangunnya bronjong itu, kata Efendi, rasa kekhawatiran masyarakat hilang. Tak ada lagi rasa takut karena tiba-tiba jembatan rubuh. "Tak bisa kita bayangkan bila jembatan itu roboh, pastinya perekonomian dan aktivitas masyarakat terganggu," tambah pria kelahiran Gunung Malela itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.