Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Biden Puji Pertemuan dengan Xi, Hubungan Militer Akan Dimulai Kembali

📅 Kamis, 16 Nov 2023, 08:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Biden Puji Pertemuan dengan Xi, Hubungan Militer Akan Dimulai Kembali Doc: AFP
Ket. Biden dan Xi berjalan setelah pertemuan puncak kedua pemimpin tersebut di sela-sela Pertemuan Para Pemimpin APEC di Woodside, California, AS, 15 November 2023.

WASHINGTON - Presiden AS Joe Biden memuji "kemajuan nyata" dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada pertemuan puncak di California, Rabu (15/11) ketika mereka sepakat untuk memulihkan komunikasi antar-militer dalam upaya meredakan ketegangan yang meningkat.

Kedua pemimpin negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu berjabat tangan dan tersenyum ketika bertemu di kawasan bersejarah dekat San Francisco untuk perundingan pertama mereka dalam setahun. Mereka mengakhiri pertemuan empat jam tersebut dengan berjalan-jalan di taman.

Namun Xi dan Biden masih berselisih paham mengenai masalah utama Taiwan, di mana Presiden Tiongkok meminta Presiden AS untuk berhenti mempersenjatai pulau itu dan mengatakan bahwa reunifikasi "tidak dapat dihentikan".

Kedua belah pihak mengumumkan sejumlah perjanjian setelah pembicaraan di Filoli Estate - tempat syuting sinetron "Dynasty" pada tahun 1980-an - dengan dimulainya kembali hotline militer tingkat tinggi.

Tiongkok memutuskan komunikasi militer-ke-militer setelah Ketua DPR saat itu, Nancy Pelosi, mengunjungi Taiwan pada 2022. Beijing mengklaim kedaulatan atas negara demokrasi yang memiliki pemerintahan sendiri dan tidak menutup kemungkinan akan merebutnya dengan kekerasan.

Tiongkok juga sepakat akan menangani produksi bahan-bahan untuk obat fentanil, yang bertanggung jawab atas penyalahgunaan opioid di AS, kata para pejabat di kedua belah pihak setelah pembicaraan.

Mereka juga sepakat akan mengadakan pembicaraan mengenai kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), kata media pemerintah Tiongkok.

Beralih ke Konflik

Kedua pemimpin belum pernah bertemu langsung sejak pembicaraan di Bali pada November 2022. Hubungan keduanya memburuk setelah Amerika Serikat menembak jatuh balon mata-mata Tiongkok pada Februari tahun ini.

Sejak itu, Beijing dan Washington terlibat dalam diplomasi yang intens untuk mempertemukan kedua pemimpin tersebut.

Biden mengatakan perundingan berjalan "baik" dan mengacungkan dua jempol sementara dia dan Xi melambaikan kepada wartawan saat berjalan berdampingan di kawasan pedesaan yang indah.

Biden dijadwalkan memberikan konferensi pers pada Rabu malam.

"Kita harus memastikan bahwa persaingan tidak berubah menjadi konflik," kata pemimpin AS itu kepada Xi di meja kayu panjang ketika delegasi mereka duduk untuk melakukan pembicaraan.

Xi menanggapinya dengan mengatakan bahwa "Planet Bumi cukup besar bagi kedua negara untuk berhasil."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

32 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.