Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karya 'Settingan', Kemenangan Fotografer Indonesia Dalam Kompetisi Internasional Ditangguhkan

📅 Selasa, 14 Nov 2023, 15:47 WIB | Oleh:
Karya 'Settingan', Kemenangan Fotografer Indonesia Dalam Kompetisi Internasional Ditangguhkan Doc: Istimewa
Ket. Foto berjudul "Warung Kopi" yang dipilih oleh juri sebagai juara umum, serta pemenang kategori “People”, bukanlah adegan asli melainkan diambil di studio. Hal ini bertentangan dengan nilai-nilai yang dijunjung perusahaan percetakan foto terbesar di Eropa itu.

HAMBURG - Kompetisi Fotografi Terbesar Eropa, CEWE Photo Awards, baru-baru ini menangguhkan foto dengan judul "Warung Kopi" yang menjadi pemenang kompetisi tahun 2023, setelah fotografer terkait memberikan "informasi yang tidak benar dan menyesatkan".

Dilansir oleh PetaPixel, dalam acara eksklusif bulan lalu, karya yang dibuat fotografer asal Indonesia, Dikye Ariani, dikabarkan menjadi pemenang "kompetisi foto terbesar di dunia" dan telah dipentaskan. Namun kini penyelenggara CEWE Photo Awards telah mengambil tindakan.

"Foto yang dipilih oleh juri sebagai juara umum, serta pemenang kategori 'People' - bertentangan dengan pernyataan fotografer, bukanlah hasil kejadiab asli tetapi dibuat di studio sebagai adegan pementasan," kata juru bicara CEWE dalam sebuah pernyataan.

CEWE, perusahaan percetakan foto terbesar di Eropa yang berdiri pada 1961 ini
menekankan bahwa foto-foto yang dipentaskan tidak secara langsung melanggar syarat dan ketentuan kompetisi; namun, informasi menyesatkan yang diberikan oleh fotografer membuat mereka menangguhkan penghargaannya.

Foto di balik layar

Foto pemenang bukanlah adegan asli seperti yang terlihat pada gambar di balik layar ini.

"Fotografer memberikan informasi yang tidak benar dan menyesatkan mengenai pembuatan foto tersebut kepada kami dan presiden juri CEWE Photo Award di atas panggung saat upacara penghargaan, sehingga menyesatkan publik. Hal ini bertentangan dengan nilai-nilai yang dijunjung CEWE sebagai sebuah perusahaan".

CEWE juga menambahkan bahwa ada "pertanyaan hukum" seputar hak penggunaan foto tersebut dan fotografer "tidak menjawab pertanyaan terkait hal ini dengan memuaskan" dan "gagal menyerahkan dokumen yang sesuai yang membuktikan dia sebagai pemilik hak penggunaan".

Oleh karena itu, CEWE telah menangguhkan penghargaan tersebut "sampai situasi hukum mengenai foto tersebut diklarifikasi sepenuhnya".

Perusahaan percetakan Jerman tersebut (CEWE) tidak akan menampilkan foto ity di situs webnya atau menggunakannya di media CEWE lainnya.

Dipentaskan

Foto yang dimaksud, "Warung Kopi" , yang diambil oleh Dikye Ariani dan menunjukkan seorang pemilik kafe tradisional sedang bermain kartu dengan sekelompok "laki-laki dari desa setelah seharian bekerja keras di sawah".

Namun, PetaPixel mengetahui bahwa penyajian gambar sebagai foto dokumenter terbukti salah.

Foto-foto tersebut sebenarnya diambil pada sesi pemotretan konseptual yang digelar di sebuah studio dalam rangka peluncuran kamera pada 20 November 2022 di Bogor, Indonesia. Wanita dalam foto tersebut merupakan ibu dari seorang karyawan yang bekerja di studio dan rutin tampil dalam pemotretan bertema di studio.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.