Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kotawaringin Timur Upayakan Pembangunan SPBN di Kawasan Selatan untuk Nelayan

📅 Senin, 13 Nov 2023, 17:00 WIB | Oleh:
Kotawaringin Timur Upayakan Pembangunan SPBN di Kawasan Selatan untuk Nelayan Doc: ANTARA/Norjani
Ket. Aktivitas masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Kotawaringin Timur yang tidak terlepas dari kegiatan perairan.

SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah mengupayakan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) agar nelayan mudah mendapatkan bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis solar untuk operasional kapal.

Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor di Sampit, Senin, mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan usulan kepada BPH Migas bahwa nelayan di kabupaten setempat sangat membutuhkan SPBN agar bisa mendapatkan BBM dengan mudah dan harga normal.

Pembangunan SPBN di Desa Ujung Pandaran pernah digagas beberapa tahun lalu namun sampai sekarang belum terealisasi," katanya.

SPBN diperlukan untuk menopang kegiatan pertanian dan perikanan di wilayah selatan Kabupaten Kotawaringin Timur dan proses pengusulan sudah berjalan melalui Dinas Perikanan.

Halikinnor berharap usulan ini mendapat perhatian oleh pemerintah pusat, khususnya BPH Migas untuk dipenuhi. Keberadaan SPBN dapat menunjang perekonomian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Camat Teluk Sampit, Dedi Purwanto menambahkan, selama ini memang belum ada SPBN sehingga nelayan harus membeli bahan bakar melalui eceran.

Nelayan di Kotawaringin Timur berada di kawasan selatan yang meliputi Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, Teluk Sampit dan Pulau Hanaut.

Keberadaan nelayan cukup banyak di Desa Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit. Desa ini memiliki pantai yang menghadap Laut Jawa.

Sebagian besar penduduk Desa Ujung Pandaran berprofesi sebagai nelayan. Untuk itu keberadaan SPBN sangat mereka perlukan agar bisa mendapatkan BBM dengan mudah dan harga terjangkau.

Jika ada SPBN, nelayan bisa menekan biaya produksi karena harga BBM di SPBN sesuai ketetapan pemerintah. Harganya dipastikan jauh lebih murah dibanding saat ini nelayan membeli BBM dari pedagang eceran.

"Kalau ada SPBN, tentu akan sangat membantu nelayan-nelayan kita. Selain nelayan, petani juga memerlukan kemudahan mendapatkan BBM," ujar Dedi Purwanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.