Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keruk Kali, SDA Kerahkan 240 Alat Berat

📅 Sabtu, 11 Nov 2023, 05:25 WIB | Oleh:
Keruk Kali, SDA Kerahkan 240 Alat Berat Doc: ANTARA/Muhammad Ramdan
Ket. Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono meninjau langsung pengerukan Kali Ciliwung di Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, dan Kelurahan Kebon Baru, Jakarta Selatan, Jumat (10/11).

JAKARTA - Untuk mengantisipasi banjir, Pemprov Jakarta mengerahkan 240 alat berat guna mengeruk sungai-sungai. Ini termasuk pengerukan Kali Ciliwung yang berada di Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur dan Kelurahan Kebon Baru, Jakarta Selatan, Jumat (10/11).

Penjabat Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan, kegiatan yang telah dimulai sejak pekan lalu itu sebagai langkah mengantisipasi banjir yang membuat air sungai meluap karena dangkal. Maka dari itu, bagian-bagian sungai yang dangkal harus dikeruk agar air tidak meluap lagi bila banjir akibat curah hujan tinggi atau kiriman dari Bogor.

"Kami terus berupaya mengurangi sedimentasi lumpur. Semua titik bergerak menggunakan 240 unit alat berat. Apara-aparat turun untuk mengeruk kali-kali yang dangkal," kata Heru usai meninjau pengerukan di Kelurahan Bidara Cina dan Kebon Baru. Dengan dikeruk, diharapkan sungai mampu menampung air lebih banyak.

Heru mengatakan, pengerukan sungai harus lebih optimal karena sudah memasuki musim hujan. Meski begitu, mestinya pengerukan dilakukan jauh-jauh hari sebelum musim hujan. Bukan dilakukan sekarang di saat musim hujan sudah mulai turun. Menurut Heru, selain pengerukan kali, normalisasi Ciliwung di sejumlah titik seperti di Rawa Jati, Pancoran, Jakarta Selatan, terus berproses.

Dia juga mengungkapkan seluruh peralatan milik Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jakarta dalam keadaan siaga untuk menghadapi musim hujan. Saat ini, Dinas SDAProvinsi memiliki 549 unit pompa permanen/statis (stasioner). Pompa-pompa tersebut beradadi 195 lokasi.

Sedangkan jumlah pintu air sebanyak 799 unit di 547 lokasi. Pompa bergerak (mobile) sebanyak 566 unit dan alat berat sebanyak 240 unit. Ada pompa mobile dan pompa statis. Ada tambahan dua pompa di Ancol. Di Gunung Sahari, ada tambahan pompa lagi.

Di Jakarta Timur, juga ada tambahan beberapa waduk lagi. "Ini semua kami upayakan dalam pengendalian banjir Jakarta," kata Heru. Dia juga mengajak masyarakat untuk turut serta mengurangi risiko banjir dengan tidak membuang sampah sembarangan.

"Warga bantu untuk tidak buang sampah sembarangan. Kami sudah ngeruk, bila warga kembali membuang sampah ke situ, percuma karena akan dangkal lagi," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman
    Preview komentar:
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
  • 'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika
    Preview komentar:
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius
    Preview komentar:
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan Nomor ...
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Tim SAR Gabungan Temukan Se...
Megapolitan
Tabrakan Beruntun di Tol Se...
Rona
Belajar Bisnis dari Kisah Y...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.