Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Mendata Wilayah Rawa di Sumut untuk Dijadikan Sawah

📅 Jumat, 10 Nov 2023, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Mendata Wilayah Rawa di Sumut untuk Dijadikan Sawah Doc: ANTARA/HO-Petani setempat
Ket. Ilustrasi. Salah satu lahan rawa petani di Kabupaten HSU, Kalimantan Selatan, Jumat (27/10/2023).

Medan - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus mendata wilayah rawa setempat untuk dijadikan sawah yang bisa ditanami komoditas pangan seperti padi dan jagung.

"Kami sedang mendata agar ke depan bisa dikembangkan," ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sumatera Utara Muhammad Juwaini kepada ANTARA di kantornya, Medan, Kamis.

Juwaini melanjutkan, pendataan tersebut menjadi salah satu kesiapan Sumut untuk mendukung program peningkatan produksi komoditas pangan khususnya beras dan jagung yang dicanangkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Setelah pendataan selesai, dia menambahkan, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut akan melakukan berbagai program supaya rawa tersebut dapat ditanami.

Menurut Juwaini, pelaksanaan penanaman dapat dilakukan mulai akhir 2023 atau 2024.

"Bisa saja mungkin tahun depan mulai dikembangkan," kata dia.

Sebelumnya, Juwainimenyebut bahwa rawa-rawa di Sumut berada di beberapa wilayah, seperti Labuhanbatu, Serdang Bedagai, dan Deli Serdang.

Dia memperkirakan sekitar 20 ribu sampai 30 ribu hektare rawa di Sumut yang dapat dimanfaatkan untuk pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa target optimalisasi lahan rawa tahun ini harus mencapai 1,5 juta hektare demi meningkatkan produksi padi dan jagung pada 2024.

Juwaini pun memastikan bahwa Pemprov Sumut sangat mendukung langkah Menteri Amran itu karena di Indonesia lahan rawa memang jarang diubah menjadi sawah.

"Rawa memang jarang sekali digarap. Namun untuk mewujudkan hal itu juga diperlukan sinergi semua pihak yang terkait," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.