Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terlilit Utang, Raksasa Startup WeWork Ajukan Kebangkrutan

📅 Selasa, 07 Nov 2023, 11:38 WIB | Oleh:
Terlilit Utang, Raksasa Startup WeWork Ajukan Kebangkrutan Doc: NDTV/AFP
Ket. Pengarsipan memungkinkan WeWork untuk tetap beroperasi sambil menyusun rencana pembayaran utangnya.

WASHINGTON - Raksasa startup, WeWork Inc., mengajukan kebangkrutan, menandai titik terendah baru bagi perusahaan co-working yang berjuang untuk pulih dari pandemi dan kegagalan penawaran umum perdana pada 2019.

Menurut Bloomberg, perusahaan yang berbasis di New York ini mencatatkan aset dan liabilitas di kisaran 10-50 miliar dolar AS dalam petisi Bab 11 yang diajukan di New Jersey. Pengajuan tersebut memungkinkan WeWork untuk tetap beroperasi sambil menyusun rencana untuk membayar utangnya.

Perusahaan ini mencapai kesepakatan restrukturisasi utang besar-besaran pada awal 2023, tetapi dengan cepat kembali mengalami masalah. Dikatakan pada Agustus, ada "keraguan besar" mengenai kemampuannya untuk terus beroperasi. Beberapa minggu kemudian, mereka mengatakan akan menegosiasikan ulang hampir seluruh sewa dan menarik diri dari lokasi yang "berkinerja buruk".

Jejak real estat WeWork tersebar di 777 lokasi di 39 negara pada tanggal 30 Juni, tingkat hunian mendekati tingkat tahun 2019. Namun usaha tersebut tetap tidak menguntungkan.

Perusahaan ini go public pada 2021 melalui kombinasi dengan perusahaan akuisisi bertujuan khusus, dua tahun setelah rencana IPO-nya dibatalkan di tengah kekhawatiran investor tentang tata kelola, penilaian, dan prospek pertumbuhan perusahaan.

Kesepakatan yang gagal menyebabkan pendirinya, Adam Neumann, mengundurkan diri sebagai CEO dan menyebabkan penurunan dramatis dalam penilaian WeWork, yang pernah mencapai 47 miliar dolar AS.

Perusahaan-perusahaan 'sharing ruang kantor' lainnya juga terpuruk setelah pandemi ini mengubah kebiasaan kerja mereka. Knotel Inc. dan anak perusahaan IWG Plc masing-masing mengajukan permohonan pailit pada tahun 2021 dan 2020.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.