Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Badan-badan Utama PBB Mendesak Gencatan Senjata di Gaza

📅 Selasa, 07 Nov 2023, 00:02 WIB | Oleh:
Badan-badan Utama PBB Mendesak Gencatan Senjata di Gaza Doc: ALBERTO PIZZOLI/AFP
Ket. Pemimpin Gereja Katolik Seluruh Dunia, Paus Fransiskus

NEW YORK - Pimpinan semua badan utama PBB, pada Minggu (5/11), mengeluarkan pernyataan bersama yang jarang terjadi, mengungkapkan kemarahan atas korban tewas warga sipil di Gaza dan menyerukan "gencatan senjata kemanusiaan segera" dalam perang antara Israel dan Hamas.

"Selama hampir sebulan, dunia menyaksikan situasi yang terjadi di Israel dan Wilayah Pendudukan Palestina dalam keterkejutan dan kengerian atas meningkatnya jumlah nyawa yang hilang dan terkoyak," kata para pemimpin PBB.

Dikutip dari Agence France Presse (AFP), pimpinan 18 organisasi termasuk Dana Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations Children's Fund (Unicef), Program Pangan Dunia dan Organisasi Kesehatan Dunia, menggambarkan jumlah korban jiwa yang mengerikan di kedua belah pihak sejak serangan lintas batas Hamas pada 7 Oktober dari Gaza ke Israel, yang menyebabkan sekitar 1.400 orang tewas, sebagian besar warga sipil.

"Di Gaza, seluruh penduduk dikepung dan diserang, tidak diberi akses terhadap kebutuhan penting untuk bertahan hidup, di bom di rumah, tempat penampungan, rumah sakit dan tempat ibadah mereka. Ini tidak dapat diterima," bunyi pernyataan PBB itu.

Bebaskan Sandera

Mereka meminta Hamas untuk membebaskan lebih dari 240 orang yang mereka sandera dalam serangan tersebut, dan mendesak kedua belah pihak untuk menghormati kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional ketika perang berkecamuk.

Para pemimpin PBB mengatakan lebih banyak makanan, air, obat-obatan dan bahan bakar harus diizinkan masuk ke Gaza untuk membantu penduduk yang terkepung ketika Israel menyerang dengan tujuan menghancurkan Hamas.

"Kita memerlukan gencatan senjata kemanusiaan segera. Sudah 30 hari berlalu. Cukup sudah. Ini harus dihentikan sekarang," kata pernyataan itu.

Sementara itu, Pemimpin Gereja Katolik Seluruh Dunia, Paus Fransiskus, pada Minggu (5/11), mendesak semua pihak untuk menghentikan konflik di Gaza, dan menyerukan bantuan kemanusiaan dan pertolongan bagi mereka yang terluka untuk meringankan situasi yang "sangat gawat".

"Saya terus memikirkan situasi gawat di Palestina dan Israel di mana banyak orang kehilangan nyawa. Saya berdoa, hentikan dalam nama Tuhan, hentikan apinya," katanya setelah ritual mingguan doa Angelus, di Lapangan Santo Petrus.

"Saya berharap semua upaya dilakukan untuk menghindari meluasnya konflik agar korban luka bisa diselamatkan, dan bantuan bisa sampai ke masyarakat Gaza, di mana situasi kemanusiaan sangat buruk".

Dikutip dari The Straits Times, Paus kembali menyerukan gencatan senjata dan pembebasan sandera yang disandera Hamas selama serangan 7 Oktober, khususnya anak-anak, yang menurutnya "harus kembali ke keluarga mereka"

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

15 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.