Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, Ini Cara KBRI Singapura Promosikan Perfilman Indonesia

📅 Kamis, 02 Nov 2023, 01:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Ini Cara KBRI Singapura Promosikan Perfilman Indonesia Doc: ANTARA/HO-KBRI Singapura
Ket. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura mempromosikan perfilman Indonesia melalui acara webinar Go Global Initiative bertema "Life Stories through an Award Winning Film Director's Lenses".

Jakarta - Keren, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura mempromosikan perfilman Indonesia melalui acara webinar Go Global Initiative bertema "Life Stories through an Award Winning Film Director's Lenses", guna memperkuat hubungan budaya kedua negara.

"Indonesia mungkin belum bisa seperti industri film Korea, tapi dengan sejarah panjangnya, sinema Indonesia akan menjadi salah satu yang diperhitungkan di tingkat dunia," kata Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Singapura IGAK Satrya Wibawa melalui dalam webinar pada Rabu (11/1), sebagaimana rilis pers yang juga diterima di Jakarta, Rabu.

Igak mengatakan program yang digelar bekerja sama dengan School of Interdisciplinary Studies - Ngee Ann Polytechnic dan Singapore National Library Board tersebut menjadi awal pengenalan kebudayaan populer Indonesia kepada mahasiswa di Singapura.

Dalam webinar tersebut, sutradara film "Mencuri Raden Saleh", Angga Dwimas Sasongko, memperkenalkan perfilman Indonesia kepada sekitar 600 mahasiswa Ngee Ann Polytechnic Singapura.

Menurut penanggung jawab acara webinar Max Lam, Angga Dwimas merupakan contoh sekaligus sumber inspirasi yang ideal bagi mahasiswa-mahasiswa Singapura.

Sementara itu, Angga Dwimas sendiri dalam paparannya menekankan perlunya keseriusan dan komitmen untuk berkarya dan berproduksi agar bisa menjadi produsen film.

"Kita tidak boleh menyerah begitu kita terjun ke dunia film. Apalagi industri ini memang memerlukan orang-orang yang konsisten," kata dia.

Angga juga menyebutkan momen paling penting dalam hidupnya saat memulai karier sebagai sutradara, yaitu ketika dia mengunjungi wilayah konflik di Maluku.

"Saat itulah saya merasa film adalah elemen penting untuk membawa pesan-pesan perdamaian," kata produser film "Ngeri-Ngeri Sedap" itu.

Selain itu, Angga juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi dalam industri film.

"Kita akan sangat terbantu dengan teknologi itu. Tapi perlu diingat, manusia di belakangnya jauh lebih penting. Jangan sampai manusia menyerahkan sepenuhnya kepada teknologi," kata dia.

Program kerja sama kebudayaan dilaksanakan secara rutin oleh kantor atase pendidikan dan kebudayaan KBRI Singapura.

Sebelumnya, pemutaran film "Autobipgraphy", yang juga pemenang Singapore Film Festival pada 2022, juga digelar untuk mempromosikan perfilman Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Kemenkes: 3 Juta Orang Terp...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.