Kazakhstan Berkabung, 42 Orang Tewas dalam Kebakaran Tambang ArcelorMittal
📅 Senin, 30 Okt 2023, 13:28 WIB | Oleh: Tim Penulis"ArcelorMittal dapat mengonfirmasi bahwa kedua pihak telah … menandatangani perjanjian awal untuk transaksi yang akan mengalihkan kepemilikan ke Republik Kazakhstan," kata raksasa baja global tersebut. Pihaknya berkomitmen untuk "menyelesaikan transaksi ini sesegera mungkin."
Pada Minggu, bendera setengah tiang dikibarkan untuk menandai hari berkabung nasional yang diumumkan oleh Presiden Tokayev, menurut laporan koresponden AFP.
Sejak runtuhnya Uni Soviet pada 1991, sekitar 200 penambang tewas di Kazakhstan, sebagian besar terjadi di lokasi ArcelorMittal.
Politisi lokal juga menyerukan nasionalisasi segera terhadap perusahaan tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Mereka harus menjawab di depan pengadilan karena mereka tidak menjamin keselamatan masyarakat," kata anggota parlemen setempat, Kudaibergen Beksultanov.
"Negara perlu mengambil tindakan sendiri sekarang."
Kedatangan perusahaan ini di Kazakhstan pada 1995 awalnya dipandang sebagai secercah harapan di tengah kemerosotan ekonomi setelah jatuhnya komunisme.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun kurangnya investasi dan standar keselamatan yang tidak memadai berulang kali dikritik oleh pihak berwenang. Sementara serikat pekerja menyerukan kontrol pemerintah yang lebih ketat.
ArcelorMittal, dipimpin oleh pengusaha India Lakshmi Mittal, mengoperasikan sekitar 15 pabrik dan pertambangan di pusat bekas republik Soviet itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!