Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Melegakan, PVMBG Sebut Gempa Guguran Karangetang Semakin Menurun

📅 Senin, 30 Okt 2023, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Melegakan, PVMBG Sebut Gempa Guguran Karangetang Semakin Menurun Doc: ANTARA/Karel A Polakitan
Ket. Gunung Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut.

Manado - Kabar melegakan, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian ESDM dalam laporan evaluasi aktivitas Karangetang di Kabupaten Sitaro, Sulut, periode 16-22 Oktober 2023 menyebutkan gempa guguran gunung di Pulau Siau tersebut semakin menurun.

"Data seismik menunjukkan bahwa aktivitas gempa guguran Gunung Karangetang semakin menurun," kata Kepala PVMBG Hendra Gunawan dalam evaluasi yang dibagikan Ketu Pos Pengamatan Gunung Api Yudia P Tatipang dalam grup percakapan di Manado, Minggu.

Erupsi efusif Gunung Karangetang secara visual tidak teramati, begitu pula luncuran/ guguran lava baik arah dan jarak luncurnya, namun tanda-tanda terjadinya guguran masih ada dengan terdengarnya suara gemuruh akibat guguran lava.

Selain itu, sinar api di atas puncak kawah utama (selatan) kadang teramati setinggi 10 meter di atas kubah lava.

Sementara kondisi kawah utara teramati asap kawah putih tipis hingga tebal tinggi maksimum sekitar 300 meter, pada malam hari masih tampak adanya api diam di di atas kubah lava setinggi sekitar 25 meter.

Hendra menjelaskan, pada periode evaluasi ini terekam sebanyak tiga kali gempa guguran, 38 kali gempa embusan, enam kali gempa hybrid/fase banyak, dua kali gempa vulkanik dalam, dan sebanyak 32 kali gempa tektonik jauh.

Pada periode evaluasi tanggal 8 - 15 Oktober 2023, terekam sebanyak tiga kali gempa guguran, 15 kali gempa embusan, 29 kali gempa hybrid/fase banyak, satu kali gempa vulkanik dangkal, lima kali gempa vulkanik dalam, dan sebanyak 45 kali gempa tektonik jauh.

Pada periode evaluasi pada tanggal 23 - 30 September 2023, frekuensi gempa terekam masih lebih banyak, Gunung Karangetang mengalami sebanyak 12 kali gempa guguran, 172 kali gempa embusan, satu kali tremor harmonik, enam kali tremor nonharmonik, 75 kali gempa fase banyak, lima kali gempa vulkanik dangkal, 10 kali gempa vulkanik dalam, satu kali gempa tektonik lokal, satu kali gempa terasa, dan 461 kali gempa tektonik jauh.

Gunung Karangetang erupsi efusif pada awal Februari 2023 setelah mengalami serangkaian peningkatan aktivitas vulkanik, PVMBG kemudian menaikkan statusnya menjadi siaga level tiga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Nasional
Mentan: Stok Beras Lebih da...
Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Ekonomi
Harga BBM Pertamina, Shell,...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.