Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang Menanam Embrio Tikus di Luar Angkasa untuk Pertama Kali

📅 Senin, 30 Okt 2023, 00:16 WIB | Oleh:
Jepang Menanam Embrio Tikus di Luar Angkasa untuk Pertama Kali Doc: istimewa
Ket. Para astronot mencairkan embrio tahap awal menggunakan perangkat khusus yang dirancang untuk tujuan ini dan menumbuhkannya di stasiun selama empat hari.

TOKYO - Sekelompok ilmuwan Jepang, baru-baru ini mengatakan, embrio tikus telah ditanam di Stasiun Luar Angkasa Internasional atauInternational Space Station (ISS) dan berkembang secara normal dalam penelitian pertama yang menunjukkan adanya kemungkinan bagi manusia untuk bereproduksi di luar angkasa.

Dikutip dariThe Straits Times, para peneliti, termasuk Teruhiko Wakayama dari Pusat Bioteknologi Lanjutan Universitas Yamanashi, dan tim dari Badan Antariksa Dirgantara Jepang (Jaxa), mengirimkan embrio tikus beku ke dalam roket ke ISS pada Agustus 2021.

Para astronot mencairkan embrio tahap awal menggunakan perangkat khusus yang dirancang untuk tujuan ini dan menumbuhkannya di stasiun selama empat hari.

"Embrio yang dikultur dalam kondisi gaya berat mikro berkembang secara normal menjadi blastokista, sel yang berkembang menjadi janin dan plasenta," kata para ilmuwan.

"Eksperimen tersebut dengan jelas menunjukkan gravitasi tidak memiliki pengaruh yang signifikan," kata para peneliti dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan secara online di jurnal ilmiah iScience pada Sabtu (27/8).

Mereka menyebutkan tidak ada perubahan signifikan pada kondisi DNA dan gen ketika blastokista yang dikirim kembali ke Bumi dianalisis.

"Ini adalah studi pertama yang menunjukkan mamalia mungkin dapat berkembang biak di luar angkasa," kata Universitas Yamanashi dan lembaga penelitian nasional Riken dalam pernyataan bersama pada Sabtu.

"Ini adalah eksperimen pertama di dunia yang membiakkan embrio mamalia tahap awal di bawah gayaberat mikro ISS".

"Di masa depan, penting untuk melakukan transplantasi blastokista yang dikultur dalam gaya berat mikro ISS ke tikus untuk melihat apakah tikus dapat melahirkan untuk memastikan bahwa blastokista tersebut normal," tambahnya.

Penelitian semacam itu mungkin penting untuk misi eksplorasi dan kolonisasi ruang angkasa di masa depan.

Di bawah program Artemis,National Aeronautics and Space Administration (NASA) berencana mengirim manusia kembali ke Bulan untuk belajar bagaimana tinggal di sana dalam jangka panjang guna membantu mempersiapkan perjalanan ke Mars, menjelang akhir tahun 2030-an.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.