Para Ilmuwan Berhasil Memanfaatkan Pancaran Energi Matahari dari Luar Angkasa
📅 Jumat, 27 Okt 2023, 19:43 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSulit untuk membicarakan langkah terakhir tenaga surya berbasis ruang angkasa, yaitu mentransmisikan energi, tanpa memunculkan gambaran sinar kematian. Apa yang akan terjadi pada burung atau pesawat yang terbang menembus sinar tersebut? Tim Caltech mengatakan kepadatan daya pancaran sinar tersebut akan sebanding dengan kepadatan daya sinar matahari.
"Anda bisa berjalan di bawah sinar matahari dan mendapat lebih banyak bahaya sengatan matahari akibat sinar matahari dibandingkan sinar gelombang mikro itu sendiri," kata Atwood.
"Sehingga hal ini cenderung menghalangi apa yang orang-orang sebut sebagai masalah 'burung merokok, " ujarnya, namun ia meyakinkan masyarakat mengenai keamanan sistem ini merupakan sebuah tantangan.
Untuk saat ini tim mengambil data dari eksperimen mengorbitnya. Selain eksperimen transmisi daya, eksperimen lain akan menguji bagaimana array versi skala kecil dikembangkan, dan eksperimen ketiga akan melihat bagaimana berbagai material fotovoltaik bekerja tanpa perlindungan di lingkungan luar angkasa yang keras.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sistem skala penuh, masih membutuhkan satu dekade lagi," kata Hajimiri.
Namun para pendukung tenaga surya di luar angkasa bersikeras bahwa gagasan tersebut dapat berhasil, jika masyarakat memiliki kemauan untuk mewujudkannya.
"Ada peluang besar, dan masyarakat hanya perlu mengubah pola pikir bahwa energi adalah sesuatu yang harus ada di bumi," kata Vijendran dari ESA.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ada sumber daya di sana yang belum kami manfaatkan," pungkas dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!