Industri Drone Lokal Terus Diperkuat
📅 Kamis, 26 Okt 2023, 08:34 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: istimewa
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendukung pengembangan dan transformasi industri drone dalam negeri agar lebih inovatif sehingga kompetitif. Terlebih lagi, potensi pasar drone di RI pada 2028 diperkirakan mencapai 93 juta dollar AS atau setara 1,5 triliun rupiah (kurs saat ini 15.888,75 rupiah per dollar AS), sementara total pasar drone global sebesar 48,6 milliar dollar AS.
"Hal tersebut sebagai upaya Kemenperin dalam mendukung transformasi digital di Indonesia," ungkap Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (Ilmate) Kemenperin, Taufiek Bawazier di Jakarta, Rabu (25/10).
Dia menjelaskan industri drone merupakan bagian dari kelompok industri alat angkutan yang tumbuh signifikan di atas pertumbuhan ekonomi nasional sejak kuartal II-2021.
Pada kuartal II-2023, pertumbuhan industri alat angkutan mencapai 9,66 persen. Pertumbuhan positif ini disebabkan oleh pengaruh berbagai kebijakan pemerintah yang strategis dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif, serta mengimplementasikan program Making Indonesia 4.0.
Dirjen ILMATE juga mengemukakan industri drone di Indonesia mampu mengembangkan dan memproduksi teknologi tanpa awak yang dapat dimanfaatkan di beragam sektor seperti perkebunan, militer, dan pengawasan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih lanjut, menurut Taufiek, industri drone perlu bertransformasi dan terus mengikuti perkembangan teknologi terbaru. "Hal ini menjadi dasar kerja sama kami dengan ASTTA (Asosiasi Sistem dan Teknologi Tanpa Awak) pada partisipasi di kegiatan ITAP 2023 ini," imbuhnya.
Fasilitasi Pameran
Adapun Kemenperin memfasilitasi ASTTA ikut serta dalam pameran bergengsi skala internasional, yaitu Industrial Transformation Asia-Pacific (ITAP) 2023 pada 18-20 Oktober lalu di Singapura.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ajang ini merupakan platform terdepan di Asia Pasifik bagi seluruh stakeholder yang ingin memulai, meningkatkan, dan mempertahankan penerapan proses dan solusi industri 4.0, dengan fokus pada tiga dimensi utama, yaitu Keberlanjutan, Optimalisasi Efisiensi Manufaktur, dan Ketahanan Rantan Pasokan.
Sekretaris Direktorat Jenderal Ilmate Kemenperin, Yan Sibarang Tandiele menyampaikan pemerintah telah menjalankan berbagai program dan kegiatan dalam pengembangan industri drone di tanah air. Upaya tersebut termasuk juga mempromosikan kemampuan industri drone dalam negeri kancah internasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!