Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indosat Ajak Anak Muda Kampanyekan Anti Ujaran Kebencian melalui Film Pendek

📅 Kamis, 26 Okt 2023, 20:28 WIB | Oleh:
Indosat Ajak Anak Muda Kampanyekan Anti Ujaran Kebencian melalui Film Pendek Doc: istimewa
Ket. antihate speech

JAKARTA -Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat)berkolaborasi dengan Narasimenyelenggarakan ajang Festival Film Pendek Save Our Socmed (SOS) 2023. Kompetisipembuatan film pendekini diadakan dengan tujuanmenginspirasi anak muda Indonesia agarbijak dalammenggunakanmediasosial sekaligusmeningkatkan literasi digitalmereka.

Festival Film Pendek SOS 2023 mengkampanyekananti ujaran kebencian (anti hate speech)dengan tema Bicara Baik di Digital, Hindari Emosi Tanpa Substansi. Ajang penuh kreatifitas anak muda ini akan berlangsung sejak pendaftaran dibuka padatanggal26 Oktober 2023 hingga pengumuman pemenang dibulanFebruari 2024mendatang.

SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison,Steve Saerang,mengatakan,media sosial merupakan rumah dari berbagai karya dan tempat berkolaborasi bersama. Media sosial, harusnya jadi tempat yang nyaman untuk kita, bukan tempat menebar kebencian.

"Melalui kampanye tersebut, Indosat mengajak generasi muda untuk #BijakBerkreasiTanpaBatas, dimana kekuatan cerita dan visual dapat menyebarkan pesan perdamaian, kesetaraan, dan toleransi. Dengan dukungan teknologi dan digitalisasi, kita dapat mengubah duniasertamembangun masyarakat yang lebih inklusifdan peduli dengan sesama,"ujar dia di Jakarta, Kamis (26/10).

Sejalan dengan pernyataan di atas, Founder Narasi, Najwa Shihabmengatakan,Inisiatif Indosat menyelenggarakanFestival FilmPendek SOS 2023 patut didukung. Sebagai kawan kolaborasi,ia memilikisemangat serupa, melawan penyebaran ujaran kebencian.

"Apalagi, kita sudah memasuki hari-hari jelangpesta demokrasiyang rentan menjadi lahan subur ulah tingkah informasi yang memecah belah. Lewat film-film pendek ini, kami berharap dapat memberikan suara dan gagasan yang dibutuhkan tentang kesetaraan, toleransi, dan perdamaian,"ungkapnya.

Program Festival Film Pendek SOS yang telah sukses terselenggara sejak 2021 ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial (CSR) Indosat di pilar Pendidikan Digital yang memiliki rangkaian kegiatan sepertiroadshowke berbagai kampus,sosialisasi, lokakarya (workshop)pelatihan, seleksi penjurian, dan acara pengumuman pemenangnya.Adapun kegiatanlokakaryapelatihan akandilakukan secara daringdengan menghadirkan para pakar perfilman untuk meningkatkan keterampilan para peserta.

Aktivitasroadshowkampusakan diselenggarakan diempatkota, mulai dari Medan, Jember, Pontianak,danMakassar.Kegiatan sosialisasi turut dilakukan di enam kota lainnya, yaitu Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya, Bali, dan Mataram.

Anak muda yang ada di kota lainnya tetap bisa menginguti kompetisinya dengan mengirimkan karya secaraonline.Nantinya, hasil karya dari pemenang kompetisi akan ditampilkan dalam acara Anugerah Karya Festival Film Pendek SOS tahun 2024 mendatang.

"Ujaran kebencian dapat menjadi awal terjadinya polarisasi. Hal ini menjadi pendorong kami untuk berkontribusi menyampaikan narasi positif di dunia digital melalui pendekatan kreatif. Harapannya kampanye program Festival Film Pendek SOS ini dapat menginspirasi berbagai pihak untuk bergotong royong menciptakan media sosial sebagai tempat yang lebih bermakna untuk kita. nyaman dan aman untuk berekspresi," pungkas Steve.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.