Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Puluhan Rumah di Sukabumi Rusak Disapu Angin Puting Beliung

📅 Senin, 23 Okt 2023, 08:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Puluhan Rumah di Sukabumi Rusak Disapu Angin Puting Beliung Doc: Antara/Aditya Rohman
Ket. Pohon berukuran besar yang tumbang akibat disapu angin puting beliung tepatnya di Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jabar.

SUKABUMI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat dalam dua hari yakni Sabtu, (21/10) dan Minggu, (22/10) bencana angin puting beliung merusak puluhan rumah dan menumbangkan sejumlah pohon besar di empat kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jabar.

"Cuaca ekstrem yang terjadi dalam dua hari di akhir ini pekan ini memicu terjadinya bencana angin puting beliung yang melanda empat kecamatan yakni Kecamatan Jampangtengah, Cireunghas, Nagrak dan Gunungguruh," kata Humas BPBD Kabupaten Sukabumi Sandra Fitria di Sukabumi, Minggu.

Menurut Sandra, bencana angin puting beliung tersebut paling parah terjadi di Kecamatan Cireunghas pada Sabtu. Akibat kejadian ini di Desa Cipurut sebanyak 58 rumah rusak dengan rincian 56 unit rusak ringan dan dua unit rusak sedang.

Masih di Kecamatan Cireunghas tepatnya di Desa Cireunghas sebanyak 13 unit rumah rusak dengan rincian 12 rusak ringan dan satu rusak ringan, Kemudian di Desa Tegalpanjang satu unit rumah rusak ringan.

Selanjutnya, di Kampung Cipeusing, RT 001/005, Desa/Kecamatan Jampangtengah bencana angin puting beliung tersebut menumbangkan dua pohon besar dan menimpa rumah warga yang mengakibatkan rumah tersebut mengalami rusak sedang pada bagian atap.

Bencana serupa pun terjadi di Kampung Gunungguruh, RT 01, RW 01, Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh yang mengakibatkan dua rumah rusak akibat terdampak pohon tumbang yang tersapu angin kencang serta satu rumah rusak pada bagian kanopi akibat diterjang angin.

Kemudian di Kampung Cibodas, RT 01, RW 10, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak angin puting beliung menumbangkan pohon jenjeng sehingga batangnya menimpa satu rumah pada bagian atapnya.

"Untuk bencana angin puting beliung di Kecamatan Cireunghas dan Jampangtengah terjadi pada Sabtu, sementara pada Minggu bencana serupa melanda Kecamatan Gunungguruh dan Nagrak," tambahnya.

Sandra meskipun tidak ada korban jiwa, namun warga diimbau untuk tetap waspada karena bencana serupa berpotensi terjadi kembali. Sebab pada peralihan musim dari kemarau ke hujan biasanya terjadi cuaca ekstrem seperti hujan deras disertai angin kencang dan petir sehingga bisa memicu terjadinya bencana hidrometeorologi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman
    Preview komentar:
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
  • 'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika
    Preview komentar:
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius
    Preview komentar:
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan Nomor ...
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Tabrakan Beruntun di Tol Se...
Rona
Belajar Bisnis dari Kisah Y...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.