Dana Asing Mulai Tinggalkan Pasar Indonesia
📅 Senin, 23 Okt 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiHal itu dengan pertimbangan untuk mencegah aliran modal terbang ke negara yang tingkat suku bunganya lebih tinggi sehingga nilai tukar rupiah tetap stabil. "Apabila tingkat suku bunga acuan terlambat dinaikkan maka pasti akan terjadi capital flight," kata Esther.
Apalagi, fundamental ekonomi Indonesia belum sepenuhnya ditopang oleh ekspor dan investasi. Pertumbuhan ekonomi masih didominasi konsumsi rumah tangga yang rapuh.
Sebab itu, ke depan, dia mengimbau baik otoritas moneter maupun fiskal agar lebih responsif atas semua faktor mungkin terjadi dan mengguncang pasar global.
Intervensi Pasar
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari Yogyakarta, pengamat ekonomi dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Y Sri Susilo, mengatakan keluarnya investor global dari pasar Indonesia adalah hal yang wajar mengingat kenaikan suku bunga the Fed yang lebih agresif.
"Saat the Fed naik terus, BI kan malah terus menjaga suku bunga dalam dua bulan dan baru menaikkan 0,25 basis poin pada awal bulan ini jadi 6 persen. Jadi, tentunya investor global melepaskan investasi rupiahnya dan menukarnya ke dollar AS," kata Susilo.
Akibatnya, dalam jangka pendek, BI tidak punya pilihan selain terus melakukan intervensi pasar dengan melepas cadangan dollar AS untuk membeli rupiah supaya nilai tukar bisa stabil.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Setiap hari, BI memiliki pekerjaan rumah untuk terus melakukan stabilisasi rupiah dengan cadangan dollar. Pekan depan, awal November akan jadi tantangan bagi BI, dan menurut saya ada kemungkinan untuk menaikkan suku bunga. BI saya kira wait and see dan sekarang day per day harus intervensi pasar," jelas Susilo.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!