Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wahai Para Lelaki, Begini Cara Membantu Perempuan Lalui PMS

📅 Sabtu, 21 Okt 2023, 13:08 WIB | Oleh: Tim Penulis

Perempuan dalam hubungan lesbian telah melaporkan dukungan dan pengertian yang lebih besar sebelum menstruasi dari pasangannya. Dukungan semacam ini berhubungan dengan berkurangnya gejala dan peningkatan kemampuan mengatasi masalah. Pasangan laki-laki yang mendukung dapat memberikan efek positif yang serupa.

Terapi pasangan bahkan lebih baik

Dalam penelitian terbaru kami, kami membandingkan dampak dari terapi satu lawan satu dan terapi pasangan untuk gangguan pramenstruasi dengan kelompok kontrol yang berada dalam daftar tunggu terapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi berbasis pasangan adalah yang paling efektif dalam meningkatkan hubungan dan mengurangi gangguan pramenstruasi.

Penelitian yang berlangsung selama tiga tahun ini melibatkan 83 perempuan yang menderita PMS sedang hingga berat. Mereka secara acak dibagi menjadi tiga kelompok: kelompok terapi satu lawan satu, kelompok terapi pasangan, dan kelompok daftar tunggu. Sebagian besar (95%) berada dalam hubungan heteroseksual.

Perempuan dalam dua kelompok terapi melaporkan gejala pramenstruasi, reaksi emosional, dan gangguan pramenstruasi yang lebih rendah, dibandingkan dengan kelompok kontrol daftar tunggu. Hal ini menegaskan bahwa terapi ini efektif, apapun jenisnya.

Namun, para perempuan dalam kelompok terapi pasangan memiliki strategi penanggulangan perilaku yang secara signifikan lebih baik dibandingkan dengan kelompok terapi satu lawan satu dan kelompok kontrol daftar tunggu. Pada kelompok terapi pasangan, 58% perempuan melaporkan peningkatan perawatan diri dan penanggulangan. Hal ini dibandingkan dengan 26% pada kelompok terapi satu-satu, dan 9% pada kelompok daftar tunggu.

Sebagian besar perempuan dalam kelompok terapi pasangan (57%) melaporkan adanya peningkatan hubungan dengan pasangannya. Hal ini dibandingkan dengan 26% pada kelompok terapi empat mata dan 5% pada kelompok daftar tunggu yang melaporkan adanya perbaikan.

Pada kelompok terapi pasangan, 84% perempuan melaporkan peningkatan kesadaran dan pemahaman pasangannya terhadap PMS, dibandingkan dengan 39% pada kelompok terapi empat mata dan 19% pada kelompok daftar tunggu.

Laki-laki dapat menjadi bagian dari solusi

Setelah mengikuti sesi terapi, para perempuan melaporkan bahwa mereka lebih kecil kemungkinannya untuk "kehilangan kendali" ketika mengekspresikan perasaan mereka selama masa PMS. Mereka telah meningkatkan kesadaran akan potensi konflik hubungan; menggambarkan ketegangan hubungan sebagai hal yang tidak terlalu bermasalah; dan lebih mungkin untuk berbicara dengan pasangan mereka tentang PMS dan meminta dukungan.

Peningkatan ini terlihat jelas pada kedua kelompok terapi dalam penelitian kami. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun perempuan melakukan terapi tanpa pasangannya, terapi ini tetap dapat memberikan dampak positif. Para perempuan masih akan belajar perawatan diri dan strategi koping, mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang PMS, dan pulang ke rumah dan memberi tahu pasangannya tentang pengalaman terapi.

Namun, hasil penelitian ini dengan jelas menunjukkan bahwa dampak positif terbesar terlihat ketika pasangan perempuan berpartisipasi dalam sesi terapi juga. Jadi, para laki-laki mungkin merasa difitnah karena "disalahkan" untuk PMS. Namun, mereka bisa menjadi bagian dari solusi, bukan penyebab masalah.

Rahma Sekar Andini dari Universitas Negeri Malang menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris.The Conversation

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.