Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Paus Serukan Perdamaian dan Hindari Bencana Kemanusiaan

📅 Kamis, 19 Okt 2023, 00:02 WIB | Oleh:
Paus Serukan Perdamaian dan Hindari Bencana Kemanusiaan Doc: ALBERTO PIZZOLI/AFP
Ket. Pemimpin Gereja Katolik Seluruh Dunia, Paus Fransiskus

VATIKAN - Pemimpin Gereja Katolik Seluruh Dunia, Paus Fransiskus, menyerukan perdamaian dan meminta semua upaya dilakukan untuk menghindari bencana kemanusiaan, dan menyatakan keprihatinan atas risiko meluasnya konflik Hamas-Israel.

"Korban bertambah dan situasi di Gaza sangat memprihatinkan. Tolong lakukan segala yang mungkin untuk menghindari bencana kemanusiaan," kata Paus Fransiskus pada akhir audiensi mingguannya di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Rabu (18/10).

Dikutip dari Barron, Paus Fransiskus tidak secara eksplisit menyebutkan ledakan yang melanda sebuah rumah sakit di Gaza, pada Selasa malam, yang menewaskan ratusan orang, di mana Israel dan Palestina saling menyalahkan atas ledakan tersebut.

"Kemungkinan meluasnya konflik sangat mengkhawatirkan, padahal sudah banyak front yang terbuka di seluruh dunia. Biarlah senjata-senjata dibungkam, biarlah seruan perdamaian masyarakat miskin, rakyat, dan anak-anak terdengar," tambah pemimpin Gereja Katolik sedunia itu.

Paus Fransiskus mengingatkan perang tidak akan bisa menyelesaikan masalah apa pun.

"Perang hanya menyebarkan kematian dan kehancuran. Perang meningkatkan kebencian, melipatgandakan balas dendam. Perang menghapus masa depan," tuturnya saat berbicara di depan ribuan orang.

Sikap Tegas

Secara khusus, Paus Fransiskus mendesak semua umat beriman untuk mengambil sikap tegas yaitu mewujudkan perdamaian. "Saya mendesak umat beriman untuk mengambil satu pihak saja dalam konflik ini, yaitu perdamaian," tambahnya.

Paus Fransiskus menyerukan hari doa, puasa, dan penebusan dosa pada 27 Oktober, termasuk pertemuan pada malam hari di Lapangan Santo Petrus. Ia mengundang anggota dari berbagai denominasi Kristen dan agama lain untuk bergabung.

Paus Fransiskus, akhir pekan lalu, menyerukan koridor kemanusiaan untuk memungkinkan pengiriman kebutuhan pokok ke Gaza, yang berada di bawah pemboman Israel menyusul serangan berdarah oleh Hamas.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengaku sangat sedih atas ledakan di Rumah Sakit Al- Ahli Babtist di Gaza, yang menyebabkan ratusan korban tewas.

"Saya marah dan sangat sedih atas ledakan di rumah sakit Al Ahli Arab di Gaza, dan banyaknya korban jiwa yang diakibatkannya," tulis Biden melalui akun media sosial X, pada Selasa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

46 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.