Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dominasi Memudar, Verstappen Tak Yakin Bisa Menang Lagi Musim Ini

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 08:50 WIB | Oleh:
Dominasi Memudar, Verstappen  Tak Yakin Bisa Menang Lagi Musim Ini Doc: AFP
Ket. Max Verstappen

BUDAPEST — Max Verstappen semakin pesimistis menghadapi sisa musim 2025. Usai hanya mencatat posisi start kedelapan dalam kualifikasi GP Hungaria, juara dunia empat kali itu secara blak-blakan mengakui tak melihat peluang untuk kembali naik podium tertinggi.

“Tidak, tidak dengan kondisi seperti ini. Sama sekali tidak,” ujar Verstappen kepada ServusTV. “Mobil terasa buruk sepanjang akhir pekan. Kami sudah coba banyak hal, tapi tak ada yang berhasil. Itu jadi masalah besar. Saya bisa marah, tapi itu tak akan bikin mobil jadi lebih cepat.”

Kondisi mobil yang tak kompetitif juga membuat Verstappen menolak ambil risiko saat balapan. “Saya start di posisi delapan, itu tidak banyak memberi peluang. Saya tidak ingin ambil risiko merusak mobil.”

Kondisi Red Bull yang mengkhawatirkan turut diakui oleh penasihat senior tim, Dr. Helmut Marko. “Bisa masuk Q3 saja sudah luar biasa. Ironisnya, kami malah lebih cepat dengan ban bekas ketimbang ban baru. Itu jelas menunjukkan ada yang tidak beres,” katanya.

Meski balapan hari Minggu berpotensi diguyur hujan, Marko tetap tak menaruh harapan besar. “Saya tidak terlalu optimistis. Tapi sirkuit ini memang kadang membawa kejutan.”

Performa buruk Red Bull juga semakin menegaskan peluang gelar Verstappen telah sirna. Ia bahkan baru-baru ini harus meluruskan isu kepergiannya dari tim. “Itu sangat mengganggu bagi tim. Sering kali isu seperti itu hanya berasal dari cerita konyol. Pada akhirnya, tak ada apa-apa,” ujarnya kepada Viaplay.

Kini, persaingan gelar lebih mengarah ke persaingan internal McLaren antara Oscar Piastri dan Lando Norris. “Piastri punya mentalitas kuat dan tampil lebih konsisten,” ujar Marko kepada Sport1. “Norris mungkin lebih cepat dalam satu lap, tapi secara keseluruhan, saya lebih melihat Piastri.”

Terlepas dari situasi sulit yang dihadapi Red Bull, pujian tetap mengalir untuk Verstappen. CEO McLaren, Zak Brown, menyebut sang juara dunia tetap layak disandingkan dengan legenda F1.

“Balapannya di Brasil tahun lalu adalah legenda,” kata Brown kepada De Telegraaf. “Itu mengingatkan saya pada Ayrton Senna. Max adalah petarung tanpa kompromi. Ia jelas termasuk salah satu pembalap terhebat sepanjang masa.”

Di tengah bangkitnya McLaren dan performa menurun Red Bull, musim 2025 perlahan membentuk lanskap baru di Formula 1. Dan untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, Verstappen bukan lagi poros utama perebutan gelar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.