Gerak Cepat Tekan Angka Pengangguran, Ini yang Dilakukan Menaker
📅 Kamis, 19 Okt 2023, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Desi Purnama Sari
Serang - Gerak cepat, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan salah satu cara untuk menurunkan angka pengangguran yakni dengan menyiapkan serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM).
"Biasanya mereka tidak bisa masuk dunia usaha, dunia industri karena dia tidak memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia usaha dan dunia industri tersebut," katanya saat ditemui di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Banten, Rabu.
Oleh karena itu, kata Ida, salah satu cara untuk menurunkan pengangguran adalah dengan menyiapkan kompetensinya sesuai dengan kebutuhan dunia industri.
Ia mengatakan, angka pengangguran di Serang masih cukup tinggi, dan lebih tinggi bila dibandingkan dengan rata-rata nasional.
"Pengangguran di Serang cukup tinggi. Kalau pengangguran nasional kita kan sudah berada pada angka 5,4 persen. Sementara pengangguran di Serang sekitar 10 persen, kalau Banten sekitar delapan persen," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ida juga berharap dengan adanya Balai Pelatihan Vokasi ini dapat menurunkan pengangguran di Provinsi Banten ke depannya.
Selain itu, Kemnaker juga telah melakukan perjanjian kerja sama dengan 50 perusahaan yang ada di Provinsi Banten, untuk memastikan pesertasetelah selesai pelatihan mendapatkan penempatan di perusahaan tersebut.
"Kerja sama ini adalah salah satu yang dilakukan untuk memastikan bahwa peserta pelatihan itu setelah selesai maka kita harapkan ada penempatan di perusahaan-perusahaan tersebut. Jadi, yang kita lakukan itu adalah pelatihan, sertifikasi, dan penempatan kerja," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ida menjelaskan, adanya pengembangan BLK Maritim di BBPVP Serangadalah salah satu wujud dari sembilan lompatan Kemnaker untuk menurunkan angka pengangguran dengan cara menyiapkan kompetensi para pekerjanya.
"Salah satu cara kita menurunkan pengangguran adalah dengan menyiapkan kompetensinya mereka, sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industrinya itu sendiri," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!