Peretas Coba Merusak AI dalam Upaya Tingkatkan Ancaman Ransomware
📅 Rabu, 18 Okt 2023, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SKelompok tersebut diyakini telah mulai merencanakan serangan hampir dua tahun sebelumnya, meluangkan waktu untuk menemukan kerentanan dalam sistem sebelum akhirnya melakukan pencurian sekaligus.
Lim mengatakan serangan tersebut dan beberapa serangan lainnya tahun ini mengkhawatirkan karena menunjukkan tren penjahat dunia maya menjadi lebih canggih secara teknis dan cerdik secara taktis.
Dia menjelaskan di masa lalu, hanya aktor negara yang mampu mengembangkan kemampuan teknologi untuk melakukan pencurian besar-besaran.
Namun saat ini, penjahat dunia maya berfungsi sebagai perusahaan yang terorganisir, yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, namun juga kemampuan untuk memasukkan rekayasa sosial yang signifikan dalam serangan mereka dan menunggu sampai hal tersebut terjadi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk memerangi meningkatnya ancaman ransomware, Satuan Tugas Penanggulangan Ransomware atau Counter Ransomware Task Force (CRTF) dibentuk pada akhir 2022 untuk menyatukan lembaga-lembaga di seluruh Singapura guna meningkatkan upaya penanggulangan ransomware.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!