Tekanan Darah Tinggi yang Tidak Terkontrol Tingkatkan Risiko Demensia Sebesar 42%
📅 Selasa, 17 Okt 2023, 00:11 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S"Kita harus menjaga tekanan darah di bawah 140/90mmHg untuk orang di bawah usia 80 tahun, dan 150/90mmHg untuk orang di atas 80 tahun. Bagi orang-orang dengan kondisi medis lain seperti penyakit ginjal atau penyakit jantung, target tekanan darah yang lebih rendah akan direkomendasikan," ujar Lim.
Lim memperingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap banyaknya laporan dan video online dan berbagi di media sosial tentang batas tekanan darah tinggi yang "dapat diterima" seiring bertambahnya usia.
"Hal ini tidak memiliki dasar ilmiah atau uji klinis yang kuat untuk mendukungnya, dan batasan tekanan darah tambahan seperti itu tidak didukung oleh pedoman utama internasional," ungkapnya.
Selain demensia, Lim mengatakan tekanan darah tinggi juga meningkatkan risiko seseorang meninggal akibat penyakit kardiovaskular, termasuk stroke dan serangan jantung.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, dia memperingatkan tekanan darah juga bisa terlalu rendah. "Hal ini dapat menyebabkan berkurangnya aliran darah ke organ vital. Secara khusus, salah satu organ pertama yang menunjukkan dampak tekanan darah rendah adalah otak, seseorang dapat merasa pusing atau mengantuk ketika hal ini terjadi," pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!