Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Menguat Jadi Rp15.707 per Dolar AS, Pengamat: Berpotensi Melemah Lagi

📅 Selasa, 17 Okt 2023, 09:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rupiah Menguat Jadi Rp15.707 per Dolar AS, Pengamat: Berpotensi Melemah Lagi Doc: ANTARA/MUHAMMAD ADIMAJA
Ket. Ilustrasi - Petugas perbankan menghitung uang pecahan rupiah.

JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (17/10) pagi menguat sebesar 0,09 persen atau 14 poin menjadi Rp15.707 per dolar AS dari sebelumnya Rp15.721 per dolar AS.

Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra menyatakan potensi pelemahan rupiah masih terbuka hari ini yang disebabkan sentimen hindar risiko akibat perang Palestina melawan Israel.

"Rencana serangan darat Israel dikhawatirkan mendorong negara lain melibatkan diri sehingga konflik meluas," ucap dia ketika dihubungi Antara, Jakarta, Selasa (17/10).

Isu perang Palestina melawan Rezim Israel pada pekan awal bulan Oktober 2023 telah memberikan pengaruh terhadap penguatan dolar AS. Para pelaku pasar sudah mengantisipasi perang tersebut akan meluas, sehingga dolar AS yang menjadi aset aman berpotensi menguat.

Di sisi lain, ekspektasi suku bunga tinggi Bank Sentral AS untuk menekan turun inflasi AS turut mempengaruhi kemungkinan pelemahan rupiah.

Saat ini, kondisi ekonomi AS disebut masih terlihat solid, sehingga mendukung lingkungan suku bunga tinggi di AS.

Data indeks manufaktur di kawasan New York AS pada Oktober 2023 dirilis lebih baik dari ekspektasi meski terjadi kontraksi, yakni -4,6 dari perkiraan -7,0. Selain itu, pelaku pasar juga berekspektasi laporan pendapatan perusahaan terbuka di AS akan positif di kuartal III/2023.

Melihat sentimen dalam negeri, data neraca bulan September 2023 memperlihatkan surplus yang melebihi ekspektasi pasar, yaitu 3,42 miliar dolar AS dari perkiraan 2,27 miliar dolar AS.

Menurut dia, hal tersebut seharusnya mampu memberikan sentimen positif dan membantu penguatan rupiah. Namun, biasanya sentimen eksternal lebih kuat dibandingkan sentimen internal.

"Potensi pelemahan ke area resisten Rp15.760 per dolar AS dengan potensi support di sekitar Rp15.700 per dolar AS," kata Lukman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.