Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Jatuh Korban, BPBD Bintan Larang Warga Beraktivitas di Area Waduk Rawan Kecelakaan

📅 Sabtu, 14 Okt 2023, 21:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Jatuh Korban, BPBD Bintan Larang Warga Beraktivitas di Area Waduk Rawan Kecelakaan Doc: ANTARA/HO-Humas BPBD Bintan
Ket. BPBD Bintan dan instansi terkait memasang spanduk imbauan larangan beraktivitas di area waduk/kolam retensi di Kelurahan Kijang Kota, karena dianggap rawan kecelakaan bagi masyarakat, Sabtu (14/10/2023).

Bintan - Cegah jatuh korban, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bintan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai memasang spanduk imbauan larangan beraktivitas di area waduk/kolam retensi di Kelurahan Kijang Kota, karena dianggap rawan kecelakaan bagi masyarakat.

"Pemasangan tanda larangan imbauan itu adalah upaya pemerintah mengantisipasi, sekaligus mengurangi kejadian yang tidak diinginkan," kata Kepala Pelaksana BPBD Bintan, Ramlah, di Bintan, Sabtu.

Ia menyebut tanda larangan itu dipasang di enam titik sekitar area kolam retensi, antara lain di kampung Sungai Datuk, Kampung Pisang, dan Kampung Sembat, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur.

Ramlah juga mengajak aparat kepolisian, perangkat RT/RW, masyarakat, terutama orang tua, agar bersama-sama mengawasi anak-anak jangan sampai bermain di dekat kolam retensi tersebut.

"Kami khawatir bila anak anak bermain di dekat kolam retensi yang saat ini sedang dalam proses pembangunan. Apalagi kolam ini cukup dalam, ditambah lokasinya sangat dekat dengan pemukiman masyarakat sekitar," ungkap Ramlah.

Lanjut Ramlah menyampaikan BPBD akan terus mendata, mengimbau, mensosialisasikan, serta memasang, tanda larangan di sejumlah wilayah yang dianggap rawan dan berbahaya bagi keselamatan masyarakat.

Pihaknya bekerja sama dengan pemerintah di tingkat kecamatan, kelurahan/desa, serta pihak kepolisian, terus melakukan upaya pengenalan dan penyadaran terhadap risiko sebelum terjadi musibah.

"Ini sebagai bentuk pengenalan penyadaran risiko bagi masyarakat akan bahaya terhadap lokasi yang bukan wilayah destinasi wisata, sehingga tidak boleh dikunjungi dan tidak menjadi area bermain bagi anak-anak remaja dan masyarakat umum," ujar Ramlah.

Sebelumnya Bupati BintanRoby Kurniawan telah meresmikan pembangunan kolam retensi seluas 4,4 hektare pada Agustus 2023, dengan total anggaran sebesar Rp7 miliar.

Pembangunan kolam retensi itu bertujuan mengatasi banjir yang sering di tiga wilayah setempat yakni Kampung Sei Datuk, Kampung Pisang, dan Kuala Lumpur.

"Waduk ini adalah solusi jangka pendek untuk meminimalisir banjir yang terjadi setiap tahunnya," kata Bupati Roby Kurniawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.