Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Praktik Asuransi Harus Sesuai Standar Internasional

📅 Jumat, 13 Okt 2023, 08:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Praktik Asuransi Harus Sesuai Standar Internasional Doc: istimewa

BADUNG - Semua praktik di sektor perasuransian dalam negeri harus sesuai standar Internasional. Selain itu, best practice merupakan hal mutlak yang tak dapat dihindari.

"(Hal ini) untuk menjaga kredibilitas sektor ini, termasuk di antaranya penerapan IFRS (International Financial Accounting Standard) 17 yang diadopsi menjadi PSAK (Penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) 74 terkait kontrak asuransi," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian Penjaminan dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono dalam acara Indonesia Rendezvous ke-27 yang diadakan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) di Nusa Dua, Bali, Kamis (12/10).

Penerapan PSAK 74 secara penuh dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mendorong penguatan kredibilitas sektor perasuransian melalui penyajian laporan keuangan yang lebih akuntabel dan informatif, sehingga dapat memberikan gambaran lengkap mengenai kondisi keuangan perusahaan yang sesungguhnya.

Sebagai langkah proaktif dan kolaboratif dari berbagai pihak, lanjut dia, OJK menginisiasi pembentukan steering committee implementasi PSAK 74 pada 2022 untuk memastikan penerapan PSAK berjalan dengan baik.

"Indonesia itu anggota asosiasi asuransi internasional, di mana itu ada core principle yang harus diikuti, dan kita itu mengikuti proses assesment sejauh mana industri perasuransian Indonesia memenuhi core principle tersebut. Jadi, kita mengikuti standar internasional, best practice, termasuk (di antaranya) penerapan dari PSAK 74 mengenai kontrak asuransi, sehingga kesetaraan (dan) competitive perusahaan asuransi Indonesia tidak kalah dengan perusahaan internasional, karena pasarnya ada di Indonesia," kata Ogi.

Lebib lanjut, Ogi mengatakan sektor perasuransian sebagai mekanisme pendukung dalam pengelolaan risiko mempunyai peran penting untuk mewujudkan ekonomi yang resilien dan mampu tumbuh berkelanjutan.

"Mekanisme perasuransian perlu dioptimalkan sebagai tools manajemen risiko, baik untuk risiko individu maupun risiko untuk usaha," ujar dia.

Fungsi Intermediasi

Menurut dia, peran sektor perasuransian sebagai investor institutional juga menjadi komponen penting untuk mendukung fungsi intermediasi dalam ekosistem perekonomian nasional dengan menyediakan kebutuhan pendanaan jangka panjang, termasuk di antaranya terkait proyek strategis nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.