Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Kolaborasi, Pemkot Pangkal Pinang Adopsi Pengembangan Pariwisata Kota Denpasar

📅 Jumat, 13 Okt 2023, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Pemkot Pangkal Pinang Adopsi Pengembangan Pariwisata Kota Denpasar Doc: ANTARA/HO-Pemkot Denpasar
Ket. Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa bersama dengan Wali Kota Pangkal Pinang Maulan Aklil saat penyerahan cenderamata di Denpasar, Kamis (12/10/2023).

Denpasar - Pemerintah Kota Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melakukan studi banding untuk mengadopsi pengembangan pariwisata berbasis budaya di Kota Denpasar, Bali.

Wali Kota Pangkal Pinang Maulan Aklildi Denpasar, Kamis, mengatakan pengembangan pariwisata berbasis budaya telah terbukti membawa Pemkot Denpasar melakukan pemulihan ekonomi secara cepat setelah masa pandemi COVID-19.

"Selain itu, pariwisata berbasis budaya membuat Bali, khususnya Denpasar, tetap menjadi ikon Indonesia di mata dunia," ujarnya dalam kunjungan kerja keDenpasar.

Kota Pangkal Pinang sebagai kota yang bertumpu pada pertambangan, katanya, juga harus mengembangkan sektor perekonomian lainnya, seperti pariwisata dan ekonomi kreatif,mengingat tingginya fluktuasi harga produk pertambangan.

Ia mengatakan untuk menjaga kestabilan ekonomi dan tidak terlalu bergantung pada satu sektor maka perlu mengembangkan sektor lainnya dalam hal ini pariwisata.

"Denpasar menjadi yang terbaik dalam pengembangan pariwisata dengan konsep pariwisata berbasis budaya. Mengingat di tengah gempuran wisatawan asing, masyarakat Bali dapat mempertahankan budayanya. Hal inilah yang harus dipelajari untuk pengembangan pariwisata Pangkal Pinang," ujarnya.

Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menyatakan berterima kasih kepada jajaran Pemkot Pangkal Pinang yang telah memilih Kota Denpasar sebagai tempat untuk berbagi informasi pengembangan pariwisata.

"Pariwisata berdasarkan budaya menjadi keunikan sekaligus pembeda Denpasar dengan kota-kota lainnya. Merawat dan menjaga budaya sama artinya dengan menjaga pariwisata Bali," ujar dia.

Dalam perkembangannya, katanya, sektor pariwisata harus bersamaan dengan pengembangan Kota Denpasar sebagai kota kreatif yang mendukung tumbuhnya industri ekonomi kreatif.

"Kami mendorong setiap produk kreatif yang dimiliki, baik itu dari anak-anak muda, dari wirausahawan muda agar mampu bersaing," katanya.

Pihaknya telah membangun Gedung Dharma Negara Alaya yang menjadi "creative hub" bagi anak-anak muda Kota Denpasar.

Selain itu, katanya, mengembangkan sektor kreatif sebagaiandalan Kota Denpasar ketika pariwisata menurun saat pandemi COVID-19.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.