Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Prediksi Musim Hujan di Banten Terjadi pada November 2023

📅 Kamis, 12 Okt 2023, 17:14 WIB | Oleh:
BMKG Prediksi Musim Hujan di Banten Terjadi pada November 2023 Doc: ANTAR/Asep Fathulrahman/rwa
Ket. Petugas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) membaca thermometer pengukur suhu udara di Laboratorium terbuka BMKG Banten di Serang, Senin (2/10).

SERANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di wilayah Provinsi Banten mulai terjadi pada November 2023, namun tidak terjadi secara serentak.Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Kelas I Serang, Tatang Rusmana, di Serang, Banten, Kamis, mengatakan, berdasarkan kajian BMKG musim hujan baru akan turun pada Dasarian I November 2023 dan ada juga yang baru turun hujan di awal dasarian Desember 2023.

"Setiap daerah berbeda-beda musim penghujannya, maka untuk awal musim penghujan di Provinsi Banten tidak akan terjadi secara serentak," katanya.

Menurutnya, hal tersebut karena keragaman iklim yang terjadi akibat El Nino sehingga membuat wilayah-wilayah di Banten tidak serentak memasuki musim penghujan.

"Untuk curah hujan yang akan terjadi diprediksi berbeda dari tahun lalu, karena terganggu oleh fenomena El Nino sehingga curah hujannya akan berada di bawah normal dengan adanya kenaikan suhu," katanya.

Tatang menjelaskan kenaikan suhu muka laut di wilayah Samudera Pasifik bagian Timur, yang mempengaruhi penurunan suhu muka laut di wilayah Indonesia, sehingga curah hujan berkurang. Akibatnya, musim hujan datang secara umum mengalami kemunduran dari normal.

Lebih lanjut ia mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir kejadian panas ekstrem di Indonesia karena diprakirakan tidak akan terjadi hal tersebut.

Pihaknya juga mengimbau kepada pemerintah daerah (pemda) dan masyarakat untuk lebih mengoptimalkan penyimpanan air baik danau, waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya melalui gerakan memanen air hujan atau melakukan manajemen air bersih.

"Sehingga pada puncak musim kemarau, masyarakat bisa lebih siap menghadapi bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Nasional
KPK Sita Uang Ratusan Milia...
Olahraga
Lamine Yamal Sebut Mbappe S...

Bromo Ditutup, Danau Kawah Ranu Regulo Jadi Pelipur Lara Wisatawan

34 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Bromo Ditutup, Danau Kawah ...
Daerah
Penyekatan Diperkuat Agar K...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.