Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Negara Lain Gencar Penghijauan, Megawati Soroti Penebangan Pohon di Indonesia

📅 Senin, 02 Okt 2023, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Negara Lain Gencar Penghijauan, Megawati Soroti Penebangan Pohon di Indonesia Doc: ANTARA/HO-PDIP
Ket. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam pidato penutupan Rakernas IV PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu (1/10/2023).

Jakarta - Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri menyoroti maraknya penebangan pohon di Indonesia, di mana negara lain terutama di Timur Tengah justru berbondong-bondong melakukan penghijauan.

Awalnya, dia menceritakan mendapat undangan oleh orang Arab Saudi. Adapun negara minyak itu gencar membuat program penghijauan.

"Saya dapat undangan nanti ke Saudi Arabia dan di sana yang nama Perdana Menteri-nya Pangeran Mohammed bin Salman itu sudah memberi pesan, sekarang itu ada konsep untuk menghijaukan Timur Tengah terbayang tidak, padahal Timur Tengah itu kan padang pasir, tapi buktinya apa, saya diberi foto-fotonya sudah mulai," kata Megawati dalam pidato penutupan di Rakernas IV PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu.

Menurutnya, negara-negara di Timur Tengah itu bisa melakukan penghijauan karena ada daya juang yang kuat. Mereka ingin negaranya menghasilkan penghijauan bagi bumi.

"Itu bukan Arab Saudi saja loh, nanti yang namanya Suriah, Libya, Irak dan sebagainya pokoknya Timur Tengah. Apa tidak malu kita? Kalau mereka itu saja bisa, karena apa, karena niat, jiwa juangnya untuk membangun negaranya, untuk bisa hijauroyo-royo, coba dong," ujarnya

Kondisi ini berbeda dengan Indonesia lantaran menebangi pohon yang sedang bertumbuh. Untuk itu, Presiden Kelima Indonesia itu bertanya apakah tidak malu melakukan penebangan pohon.

Padahal, sebuah pohon bisa memberikan manfaat bagi banyak pihak.

"Lah kalian, ada yang belum apa-apa sudah menebangi pohon. Beringin itu bisa sampai 300 tahun, bayangkan kalian hanya menebang paling tidak 30 menit, masa tidak kasihan, padahal itu tempat makan siapa, binatang, burung, tupai, dan itu pun bijinya itu nanti apa ditebarkan oleh binatang bukan oleh kalian," jelas Megawati.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat penggundulan hutan (deforestasi) netto di Indonesia pada periode 2021-2022 sebanyak 104 ribu hektare (ha), turun 8,4 persen dibandingkan hasil pemantauan pada 2020-2021 sebanyak 113,5 ribu ha.

"Hal itu menunjukkan bahwa berbagai upaya yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akhir-akhir ini menunjukkan hasil yang signifikan," kata Pelaksana tugas Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (Plt Dirjen PKTL) KLHK, Ruandha A. Sugardiman dalam keterangannya di Jakarta pada Senin (26/6).

Ruandha mengatakan apabila dilihat tren deforestasi berdasarkan data sebelumnya, maka tahun ini penurunan luas hutan Indonesia relatif rendah dan cenderung stabil.

Kondisi penutupan lahan dan hutan Indonesia sendiri dinilai bersifat dinamis, seiring dengan kebutuhan lahan untuk pembangunan dan kegiatan lainnya, misalnya konversi hutan untuk pembangunan sektor nonkehutanan, perambahan dan kebakaran hutan, maupun kegiatan rehabilitasi hutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.