Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menyedihkan, Warga Bekasi Cari Air Bersih Hingga ke Kaki Gunung Karawang

📅 Minggu, 01 Okt 2023, 05:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menyedihkan, Warga Bekasi Cari Air Bersih Hingga ke Kaki Gunung Karawang Doc: ANTARA/HO-Dok Dedi Mulyadi
Ket. Warga Bekasi cari air bersih hingga ke kaki gunung di wilayah Karawang.

Karawang - Menyedihkan, seorang warga Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mencari air bersih hingga ke kaki gunung wilayah Karawang Selatan, Kabupaten Karawang, menyusul terjadinya kelangkaan air bersih di daerahnya.

"Air bersih di rumah kosong, musim kemarau ini kekeringan," kata Sudirja, seorang warga Cibitung, yang mencari air bersih di sekitar kaki Gunung Cipaga Karawang, di Karawang, Sabtu.

Ia datang ke area pegunungan di wilayah Karawang selatan untuk mencari air bersih, dengan membawa sekitar 16 galon untuk diisi.

Menurutnya, air bersih di sekitar rumahnya sedang susah, bahkan harus beli dengan harga Rp7 ribu hingga Rp10 ribu per galon.

"Kualitas airnya juga beda. Jadi kalau air ini (Cipaga) disimpan di rumah dua bulan tidak keruh, tidak berlumut. Sedangkan kalau air bersih beli dari isi ulang, sebentar saja disimpan langsung berubah kualitasnya," kata dia.

Ia menyebutkan kalau kekeringan hingga mengakibatkan kelangkaan air bersih bukan hanya terjadi di daerahnya. Beberapa daerah lain di wilayah Kabupaten Bekasi juga mengalami kekeringan.

Sementara itu, saat tengah mengisi galon kosong dengan air dari mata air Gunung Cipaga yang mengalir di dekat jalan raya, Sudirja ditemui oleh politisi Partai Gerindra, Dedi Mulyadi yang kebetulan saat itu sedang melintasi daerah tersebut.

Pada kesempatan itu, Dedi Mulyadi menyampaikan kalau fenomena yang ditemukannya ini harus menjadi perhatian bagi pemerintah. Artinya, jangan sampai kekayaan alam Gunung Cipaga rusak oleh keberadaan tambang yang masif.

Dedi meminta agar tak ada lagi penambangan di areal Gunung Sanggabuana yang salah satunya meliputi Gunung Cisaga di Karawang.

Bencana kekeringan pada musim kemarau panjang, sebagai dampak dari fenomena El Nino, tidak hanya terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi. Kekeringan juga melanda empat kecamatan di wilayah Karawang.

Sesuai dengan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Karawang, empat kecamatan yang dilanda kekeringan itu ialah Kecamatan Ciampel, Telukjambe Barat, Tegalwaru dan Kecamatan Pangkalan.

Di empat kecamatan itu terdapat 11 ribu lebih warga yang terdampak kekeringan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

41 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.