Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sendimas di Ukrida Perkuat Inovasi Pengabdian Masyarakat

📅 Senin, 25 Sep 2023, 13:49 WIB | Oleh:
Sendimas di Ukrida Perkuat Inovasi Pengabdian Masyarakat Doc: istimewa
Ket. Rektor Ukrida Wani Devita Gunardi (kanan) dan Direktur Penyerasian Pemanfaatan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT), Sumarlan (kiri), dalam Seminar Pengabdian Masyarakat (Sendimas), pekan lalu.

JAKARTA - Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida) mendorong diseminasi paper pengabdian masyarakat melalui kegiatan Seminar Pengabdian Masyarakat (Sendimas), pekan lalu. Kegiatan tersebut bentuk kolaborasi lima perguruan tinggi yang merupakan mitra dalam Sendimas, yaitu Universitas Kristen Maranatha, Universitas Kristen Duta Wacana, Universitas Kristen Krida Wacana, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, dan Universitas Katolik Soegijapranata Semarang.

Rektor Ukrida Wani Devita Gunardi mengapresiasi pelaksanaan Sendimas 2023 dimana Ukrida menjadi tuan rumahnya. Dia menjelaskan, pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian Tridharma Perguruan Tinggi, sehingga sangat penting untuk dilaksanakan para dosen dan terus menjadi bagian dalam karya dosen.

"Kita berkumpul di sini untuk mengawali sebuah perjalanan intelektual yang menarik dan bermakna, karena Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat ini merupakan wadah bagi para akademisi, praktisi, dan peneliti untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta ide-ide inovatif," ujar Wani dalam keterangannya, Senin (25/9).

Wani menekankan, Sendimas bukan sekadar pertemuan akademik, juga sebuah ajang untuk merangsang pemikiran kritis, mempromosikan kolaborasi ilmiah, dan menghasilkan solusi-solusi yang relevan untuk tantangan yang dihadapi masyarakat dan dunia saat ini.

"Perkembangan zaman dengan dinamikanya yang semakin kompleks di masyarakat menuntut kegiatan pengabdian masyarakat yang semakin kreatif dan inovatif, serta berdampak luas," tandasnya.

Ketua Panitia Sendimas 2023 Susana Elya Sudradjat mengatakan 153 paper dipresentasikan dalam Sendimas, 17 paper di antaranya dipresentasikan secara onsite dan 136 paper secara online.

"Selain kelima universitas tersebut, Sendimas kali ini juga diikuti peserta dari Bali, Madura, Indramayu, Jogja, Ciamis, Banyuwangi, Malang, Manado, Semarang, Surabaya, Jakarta, Sumbawa, Bone, dan beberapa kota lain," jelasnya.

Direktur Penyerasian Pemanfaatan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) Sumarlan, sebagai Keynote Speaker, menyampaikan beberapa hal yang akan menjadi panduan bagi Sendimas, yaitu tentang Pemberdayaan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Desa. Pihaknya menyediakan skema Mahasiswa Membangun Desa dengan Model Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Pembangunan dan Pemberdayaan Bersama Kemendesa PDTT.

"Inovasi dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui Penyuluhan dari Berbagai Bidang llmu, Penerapan Teknologi Tepat Guna, Pelestarian Lingkungan Hidup, Peningkatan Kesejahteraan Berbasis Kreativitas, dan Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.