Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mempercepat Implementasi Kabupaten Layak Anak di Jayapura

📅 Kamis, 29 Jan 2026, 22:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mempercepat Implementasi Kabupaten Layak Anak di Jayapura Doc: Antara
Ket. Suasana kegiatan pelembagaan PHA pada lembaga pemerintah, non-pemerintah dan dunia usaha kewenangan provinsi di Sentani, Kamis (29/1/2026).

Sentani - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua mempercepat implementasi Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui pelembagaan Pemenuhan Hak Anak (PHA) pada lembaga pemerintah, non-pemerintah dan dunia usaha kewenangan provinsi di daerah setempat.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri di Sentani, Kamis, mengatakan anak merupakan aset strategi bangsa yang harus dilindungi dan dipenuhi hak serta diberikan ruang tumbuh yang aman serta sehat.

Oleh karena itu, ia menjelaskan pentingnya pembangunan yang berpihak pada kepentingan anak.

"KLA bukan sekadar program administratif melainkan komitmen bersama untuk memastikan anak-anak bebas dari kekerasan dan diskriminasi sekaligus memperoleh hak dasar atas pendidikan, kesehatan dan lingkungan yang ramah anak," katanya.

Menurut Basri, pembangunan yang berorientasi pada anak sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan daerah dan bangsa.

"Untuk itu kami mendorong penguatan sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, dan media massa guna mempercepat terwujudnya KLA secara berkelanjutan," ujarnya.

Ketua Tim Verifikasi KLA Josefientje Wandosa menyebut Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura sebagai dua di antara seluruh wilayah di Papua yang mengajukan diri dalam penilaian KLA.

"Namun pada tahap awal penilaian hanya Kabupaten Jayapura yang berhasil masuk dalam sistem evaluasi," katanya.

Dia mengatakan Kabupaten Jayapura masih meraih predikat pratama.

Dia mengharapkan adanya komitmen semua pihak baik pemerintah, masyarakat, dan non-pemerintah agar ke depan daerah ini bisa meraih predikat madya (berkembang) maupun nindya (maju).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.