Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pesawat Antariksa NASA Bawa Pulang Debu Asteroid, Ungkap Asal Mula Bumi

📅 Sabtu, 23 Sep 2023, 13:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pesawat Antariksa NASA Bawa Pulang Debu Asteroid, Ungkap Asal Mula Bumi Doc: BBC/NASA
Ket. Pesawat ruang angkasa Osiris-Rex yang dilukis seniman, menghabiskan dua tahun memetakan Bennu sebelum mengambil sampelnya.

JAKARTA - Pesawat luar angkasa Osiris-Rex milik NASA akan meluncur ke atmosfer Bumi pada hari Minggu (24/9) dengan kecepatan lebih dari 15 kali kecepatan peluru senapan.

Ia akan membuat bola api di langit, namun pelindung panas dan parasut akan memperlambat lajunya dan membawanya mendarat dengan lembut di Gurun Barat Utah.

BBC mengatakan, kapsul tersebut membawa muatan berharga - segenggam debu yang diambil dari asteroid Bennu, batuan luar angkasa seukuran gunung yang menjanjikan pertanyaan paling mendalam: Dari mana kita berasal?

"Saat kita mendapatkan kembali asteroid Bennu seberat 250 gram (9oz) ke Bumi, kita akan melihat material yang sudah ada sebelum planet kita, bahkan mungkin beberapa butir yang sudah ada sebelum Tata Surya kita," kata Prof Dante Lauretta, peneliti utama di misi tersebut, seperti dikutip BBC.

"Kita mencoba menyatukan permulaan-permulaan kita. Bagaimana Bumi terbentuk dan mengapa bumi bisa dihuni? Dari mana lautan memperoleh air; dari mana udara di atmosfer kita berasal; dan yang paling penting, dari mana sumbernya?" molekul organik yang membentuk semua kehidupan di Bumi?"

Pemikiran umum adalah banyak komponen kunci sebenarnya dikirim ke planet kita pada awal sejarahnya melalui hujan asteroid yang bertabrakan, banyak di antaranya mungkin seperti Bennu.

Para insinyur telah memerintahkan penyesuaian akhir pada lintasan pesawat ruang angkasa Osiris-Rex.Yang tersisa hanyalah membuat keputusan "go, no-go" untuk melepaskan kapsul tersebut agar jatuh ke Bumi akhir pekan ini.

Pencarian memperoleh pecahan Bennu dimulai pada 2016, ketika NASA meluncurkan wahana Osiris-Rex menuju objek selebar 500 meter.Butuh waktu dua tahun untuk mencapainya dan dua tahun lagi untuk pemetaan sebelum tim misi dapat dengan yakin mengidentifikasi lokasi di permukaan batuan luar angkasa untuk mengambil sampel "tanah".

Dia punya kemampuan untuk menyelaraskan dua gambar subjek yang diambil dari sudut yang sedikit berbeda untuk memberikan kesan perspektif - membuat tampilan 3D dari suatu pemandangan. Dia dan kolaborator Claudia Manzoni melakukan ini untuk memilih kemungkinan situs sampel di Bennu. Mereka menetapkan tempat paling aman untuk didekati.

"Saya selalu mengatakan bahwa Anda memerlukan seni dan juga sains," kata Sir Brian kepada BBC News. "Anda perlu merasakan medannya untuk mengetahui apakah pesawat ruang angkasa itu kemungkinan akan jatuh atau akan menabrak 'batu malapetaka' yang berada tepat di tepi lokasi yang akhirnya dipilih, yang disebut Nightingale. Jika itu terjadi, maka hal itu akan menjadi bencana."

Osiris-Rex menurunkan pesawat ke arah asteroid dan menahan mekanisme penangkapannya pada ujung ledakan sepanjang 3 meter (10 kaki).

Idenya adalah untuk menampar permukaan dan, pada saat yang sama, mengeluarkan semburan gas nitrogen untuk mengangkat kerikil dan debu. Apa yang terjadi selanjutnya sungguh mengejutkan.

Ketika mekanismenya bersentuhan, permukaannya terbelah seperti cairan.Pada saat gas ditembakkan, piringannya sudah turun 10 cm (4 inci). Tekanan nitrogen meledakkan kawah berdiameter 8 meter (26 kaki). Materi beterbangan ke segala arah, namun yang terpenting juga masuk ke ruang pengumpulan.

Dante Lauretta: "Pada titik tertentu dalam hidup kita, semua orang bertanya: Dari mana asal kita?"

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.