Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, Petani Lebak Kembangkan Beras Ungu Organik

📅 Sabtu, 23 Sep 2023, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Petani Lebak Kembangkan Beras Ungu Organik Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Produksi beras ungu organik yang dikembangkan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sri Jaya Mulya Cigemblong Kabupaten Lebak dipromosikan melalui Jambore Pertanian Peternakan di Rangkasbitung dengan harga Rp25 ribu per kemasan seberat 900 gram.

LEBAK -Petani Kabupaten Lebak, Banten mengembangkan beras ungu organik dengan varietas benih lokal guna meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat di daerah itu.

"Kita mengembangkan beras ungu organik itu, karena permintaan pasar cukup tinggi," kata Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Cigemblong Kabupaten Lebak,Yusep Saeful Anwar di Lebak, Sabtu (23/9).

Pengembangan beras ungu organik itu dikelola oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sri Jaya Mulya Wangunjaya Cigemblong,Kabupaten Lebak seluas 10 hektare.

Produksi beras ungu organik itu dengan masa panen selama 6 bulan di lahan persawahan, karena menggunakan benih varietas lokal.

Keunggulan produksi beras itu benar-benar organik tanpa menggunakan pupuk kimia, bahkan mendapatkan Sertifikat Konversi Organik dari Kementerian Pertanian.

"Kami minta petani terus mengembangkan beras ungu organik dan diharapkan bisa menembus supermarket," kata Yusep.

Muhdi (40) seorang petani milineal Kabupaten Lebak mengatakan pihaknya mengembangkan beras ungu organik tersebut guna memotivasi petani di sini untuk meningkatkan pendapatan ekonomi.

Selama ini, beras ungu organik manfaat untuk kesehatan cukup besar, terutama cocok bagi penderita diabetes mellitus.

Karena itu, beras ungu organik ukuran 900 gram dijual dengan harga Rp25 ribu per kemasan.

Sebetulnya, kata dia, beras ungu organik itu di wilayah Cigemblong sejak turun temurun, namun tahun ini baru dijual dengan kemasan 900 gram.

"Kami hari ini mempromosikan beras ungu organik melalui kegiatan Jambore Pertanian dan Peternakan di Lebak," kata Muhdi.

Sementara itu, Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Deni Iskandar mengatakan pemerintah daerah mendorong petani dapat mengembangkan pertanian organik karena permintaan pasar cenderung meningkat sehingga mendongkrak pendapatan ekonomi masyarakat.

Saat ini, pihaknya mengapresiasi petani milineal mengembangkan produksi beras ungu organik, sehingga diharapkan bisa memenuhi permintaan pasar lokal dan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...
Luar Negeri
Trump Isyaratkan Negosiasi ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.