Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sentimen Diprediksi Masih Sama

📅 Jumat, 22 Sep 2023, 08:49 WIB | Oleh:
Sentimen Diprediksi Masih Sama Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi menguat terbatas jelang akhir pekan ini. Pergerakan rupiah diperkirakan masih dipengaruhi meredanya sentimen kenaikan suku bunga acuan oleh bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed.

The Fed dalam pertemuan dewan kebijakannya (FOMC) bulan ini mempertahankan Fed Fund Rate di kisaran 5,25-5,50 persen, sesuai ekspektasi pasar. Keputusan The Fed kemudian disikapi Bank Indonesia (BI) dengan menahan bunga acuannya.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede melihat sentimen tersebut masih mempengaruhi pergerakan rupiah jelang akhir pekan ini. Josua memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Jumat (22/9), bergerak menguat terbatas di kisaran 15.325-15.400 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam penutupan perdagangan, Kamis (21/9), ditutup menguat tipis sebesar 7 poin atau 0,04 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.375 rupiah per dollar AS.

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi menambahkan pelaku pasar merespons positif laporan pemerintah tentang penerimaan pajak negara sampai Agustus 2023 mencapai 1.246,97 triliun rupiah. Jumlah tersebut setara 72,58 persen dari target Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

BPOM Tetap Awasi Program MBG

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BPOM Tetap Awasi Program MBG

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Menkeu Tegaskan Pemerintah ...
Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.