Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lavrov Sebut Hak Veto Rusia di PBB Alat yang 'Sah' dalam Hubungan Internasional

📅 Jumat, 22 Sep 2023, 09:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lavrov Sebut Hak Veto Rusia di PBB Alat yang 'Sah' dalam Hubungan Internasional Doc: Freshnewsasia
Ket. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.

PBB - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Rabu (21/9) membela penggunaan hak veto negaranya di Dewan Keamanan PBB sebagai "alat yang sah" dalam hubungan internasional.

Lavrov berpidato di Dewan Keamanan tak lama setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyerukan pencabutan hak veto Rusia atas perang Moskow melawan tetangganya.

"Penggunaan veto adalah alat yang sah sebagaimana tercantum dalam Piagam (PBB) dengan tujuan mencegah keputusan yang dapat menyebabkan perpecahan organisasi," kata Lavrov.

Dalam pidatonya yang disampaikan di hadapan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, Lavrov menuduh Barat memicu perselisihan internal di Ukraina selama bertahun-tahun, mempersenjatai Kiev dan mendorongnya ke arah konflik militer melawan Rusia.

"Prinsip non-intervensi dalam urusan dalam negeri telah diinjak-injak berkali-kali."

Lavrov mengatakan Rusia terbuka untuk merundingkan jalan keluar dari krisis Ukraina dan menuduh Zelensky menolak untuk berrunding.

"Dalam hal perundingan, kami tidak menolak untuk melakukan perundingan," kata Lavrov."Tetapi saya ingin mengingatkan Menteri Luar Negeri yang terhormat bahwa Presiden Zelensky telah menandatangani dekrit yang melarang negosiasi dengan pemerintahan Putin."

"Jika Amerika Serikat sangat tertarik pada hal tersebut, saya pikir tidak akan sulit untuk memberikan perintah kepada Zelensky untuk mencabut keputusan tersebut," tambah Lavrov.

Lavrov menuduh bahwa penolakan negara-negara Barat untuk menjalin hubungan yang setara dengan Rusia selama bertahun-tahun telah menyebabkan krisis yang terjadi di Ukraina saat ini.

"Amerika Serikat dan sekutunya tidak ingin melakukan dialog setara dengan siapa pun," kata Lavrov.

"Barat pada tingkat genetis menolak segala bentuk kerja sama yang setara."

Blinken, yang bertemu Lavrov sebelum perang untuk memperingatkan terhadap invasi, sebagian besar menghindari pertemuan dengan menteri luar negeri Rusia sejak perang, dan tidak ada pembicaraan yang direncanakan di New York.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.