Penemuan Kertas Ubah Peradaban Dunia
📅 Kamis, 21 Sep 2023, 06:10 WIB | Oleh: Haryo BronoPemicunya adalah ketika sekelompok pembuat kertas ditawan pemenang dalam Perang Talas yang terjadi pada 751. Konflik ini terjadi di perbatasan antara Bani Abbasiyah dari Arab dengan Dinasti Tang Tiongkok yang memperebutkan kekuasaan di Syr Darya.
Bani Abbasiyah yang tampil sebagai pemenang dari Arab menawan mereka yang ahli membuat kertas. Selanjutnya di pusat pemerintahannya di Baghdad setelah itu menjadi produsen kertas utama. Eropa pada abad pertengahan pada akhirnya juga memproduksi sendiri kertas berkualitas tinggi.
Mesin Cetak
Penemuan kertas sangat membantu penyebaran sastra dan literasi, menjadikan buku lebih nyaman digunakan dan lebih murah. Para sarjana di akademi kekaisaran diberikan ribuan lembar kertas setiap bulan oleh pemerintah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berdasarkan bukuPaper Trail An Unexpected History Of A Revolutionary Inventionoleh Alexander Monro, pada abad ke-2 kertas digunakan oleh biksu Buddha dengan mengisi ribuan gulung kertas dengan do'a untuk menyampaikan pesan mereka tidak hanya ke istana dan para birokrat. Para biksu, penyair, dan Konfusius menambahkan karya mereka ke tumpukan kertas begitupun para pelajar yang menulis surat dan puisi.
Lebih jauh lagi, kombinasi kuas, tinta, dan kertas akan menjadikan lukisan dan kaligrafi sebagai bidang seni terpenting di Tiongkok selama dua milenium berikutnya. Dengan ditemukannya mesin cetak blok, baik di Korea atau Tiongkok, dan mungkin pada abad ke-8 masehi, permintaan akan kertas meroket, terutama dari para cendekiawan Buddha dan kuil.
Pada abad ke-10 M, ketika terjadi kebangkitan Neo-Konfusianisme, pencetakan karya klasik Konfusianisme berkembang pesat. Dengan penemuan mesin cetak yang dapat dipindahkan, mulai abad ke-11 atau ke-12 M, kertas harus lebih tebal agar dapat menahan balok-balok logam yang berat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun kedua penemuan tersebut mesin cetak dan kertas akan merevolusi komunikasi dan tetap tidak tertandingi dalam hal pengiriman barang dan menyimpan informasi hingga kedatangan komputer. Kertas sangat dihargai di Tiongkok kuno sehingga digunakan untuk membayar upeti dan pajak kepada negara pada masa Dinasti Tang (618-907 M).
Selain digunakan untuk menulis dan buku, kertas juga digunakan untuk membuat peta topografi dan militer sejak Dinasti Han dan seterusnya. Digambar pada skala yang cukup akurat, mereka menyertakan kode warna dan simbol untuk fitur lokal dan mencakup area spesifik dalam skala yang diperbesar. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!