Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Liverpool Mencoba Keberuntungan di Kasta 2

📅 Kamis, 21 Sep 2023, 06:53 WIB | Oleh:
Liverpool Mencoba Keberuntungan di Kasta 2 Doc: Adrian DENNIS / AFP
Ket. “The Reds” bertandang ke Raiffeisen Arena I Manajer Liverpool, Jurgen Klopp (tengah) menyaksikan para pemainnya melakukan pemanasan sebelum pertandingan Liga Premier Inggris antara Wolverhampton Wanderers melawan Liverpool di Stadion Molineux, Wolverhampton, Inggris, Sabtu (16/9). “The Reds” bertandang ke Raiffeisen Arena untuk menghadapi tim Austria, Lask Linz dalam pertandingan pembukaan Grup E Liga Eropa, Jumat (22/9) dini hari WIB.

PARIS - Gagal masuk Liga Champions, Liverpool mencoba keberuntungan di kasta kedua, Liga Eropa. Langkahnya dimulai Jumat (22/9) dini hari WIB saat "The Reds" bertandang ke Raiffeisen Arena untuk menghadapi tim Austria, Lask Linz. Ini adalah pertandingan pembukaan Grup E Liga Eropa.

Liverpool turun ke kompetisi kasta kedua sepak bola Eropa karena finis peringkat lima Liga Inggris musim lalu. Di sisi lain, tuan rumah mengalahkan Zrinjski Mostar 3-2 di kualifikasi untuk memperpanjang perjalanan di kompetisi Eropa.

Red Bull Salzburg tetap menjadi kekuatan dominan sepak bola Austria. Kondisi itu membuat Sturm Graz dan Lask terlibat dalam pertarungan dua tim untuk mendapatkan posisi kedua terbaik. Dengan Sturm Graz melaju ke kualifikasi Liga Champions, tim peringkat ketiga Linz memasuki babak kualifikasi Liga Eropa.

Di rintangan terakhir, mereka berhasil mengalahkan tim kecil asal Bosnia 3-2. Hasil itu membawa tim asuhan Thomas Sageder lolos ke babak grup Liga Eropa untuk ketiga kalinya. Lask menatap laga kontra Liverpool tanpa terkalahkan dalam tujuh pertandingan. Akhir pekan lalu, tim asuhan Sageder meraih tiga kemenangan liga berturut-turut, unggul 3-1 atas Austria Klagenfurt.

Menghadapi Liverpool yang memiliki level berbeda akan menjadi laga sulit bagi Lask, meski bermain di kandang. "The Reds" meningkat signifikan dan sedang dalam performa terbaik. Mereka akan termotivasi setelah enam tahun berturut-turut lolos ke Liga Champions dan berakhir musim 2022-2023 yang mengecewakan.

Pemenang Liga Champions enam kali itu secara teratur berkompetisi di Liga Eropa tahun 2010 hingga 2016. Mereka bahkan mencapai final tahun 2016, namun kalah dari Sevilla.

Manchester City berhasil meraih kemenangan saat memulai upaya mempertahankan gelar Liga Champions. Di pertandingan lain yang berlangsung Rabu (20/9) dini hari WIB. Celtic yang bermain dengan sembilan pemain mengalami laga sulit di Rotterdam. Barcelona melaju untuk mengalahkan Antwerp. Kylian Mbappe membantu Paris-Saint Germain meraih kemenangan pembuka di awal babak penyisihan grup.

Kinerja Newcastle

Newcastle kembali ke kompetisi papan atas antarklub Eropa untuk pertama kalinya dalam dua decade. Newcastle imbang tanpa gol melawan AC Milan di San Siro. Lazio menyamakan kedudukan di injury time untuk menahan Atletico Madrid.

Di Manchester, City asuhan Pep Guardiola tercengang ketika pemain Red Star Osman Bukari membuka skor di masa injury time babak pertama. Namun Julian Alvarez melanjutkan performa gemilangnya di awal musim dengan menyamakan kedudukan hanya dua menit setelah jeda.

Pemain asal Argentina itu kemudian mendapat bantuan dari kiper Red Star Omri Glazer yang menepis tendangan bebas Alvarez untuk memungkinkan bola terbang ke sudut jauh. Rodri menutup kemenangan 3-1 dengan penyelesaian tenang 17 menit menjelang pertandingan usai.

City selanjutnya akan bertandang ke RB Leipzig. Sedangkan Leipzig berbagi posisi teratas Grup E setelah menang 3-1 atas juara liga Swiss, Young Boys. Di Catalonia, Joao Felix mencetak dua gol saat Barcelona menunjukkan kekuatan dengan menang telak 5-0 atas Royal Antwerp.

Setelah tersingkir secara memalukan di fase grup berturut-turut, Barcelona sangat ingin melaju lebih jauh di kompetisi musim ini. Terakhir kali mereka memenangkan Liga Champions delapan tahun lalu. Hasil itu membawa Barcelona ke puncak Grup H berada di atas Porto yang menang 3-1 atas Shakhtar Donetsk.

Di Parc des Princes, PSG kehilangan Neymar dan Lionel Messi di bursa transfer musim panas tetapi berhasil mempertahankan Mbappe untuk membantu menang 2-0 atas Borussia Dortmund. Juara liga Prancis itu unggul empat menit setelah turun minum ketika Mbappe mencetak gol penalti karena Niklas Suele handball. Achraf Hakimi menambahkan gol kedua.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Gaji PPPK Dibayar APBN, Gub...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.