Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hunian Hingga Perkantoran di IKN Diharapkan Pakai Mebel Lokal

📅 Jumat, 15 Sep 2023, 00:02 WIB | Oleh:
Hunian Hingga Perkantoran di IKN Diharapkan Pakai Mebel Lokal Doc: ANTARA/M RISYAL HIDAYAT
Ket. Proses pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara

TANGERANG - Bangunan hunian hingga perkantoran di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara diharapkan bisa menggunakan mebel dari dalam negeri. Ini tantangan yang akan dikolaborasikan karena selain yang besar-besar, UMKM juga harus ikut menjadi bagian dari supply chain dari industri furnitur.

Demikian dikatakan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki, saat jumpa pers usai mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (14/9).

"Harapannya kita bisa. Ini tantangannya bagi para pelakunya siap atau tidak karena itu kan kebutuhannya besar. Selain perkantoran lalu rumah tinggal termasuk juga fasilitas-fasilitas pemerintah, hotel, dan lain sebagainya, itu pangsa yang besar," kata Teten.

Oleh karena itu, Teten mengharapkan Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) mendukung langkah tersebut untuk dapat memenuhi produk mebel dalam negeri di IKN.

"Tanggal 21 (September) akan ajak mereka (Asmindo) ke IKN. Kebetulan saya akan ke sana dengan Kepala IKN di sana untuk konsep UMKM termasuk furnitur," ujar Teten.

Sementara itu, Ketua Umum Asmindo, Dedy Rochimat, mengatakan Asmindo siap mendukung ajakan dari pemerintah itu. "Dengan adanya pameran, adanya program-program, itu menyemangatkan. Kami jangan tidur sekarang, tidak boleh. Ini IKN tunggu kami, harus bisa isi 100 persen dari kami pengusaha lokal dan UMKM. Ini nanti yang lebih besar mungkin kami lead, yang kecil ikut bisa suplai apa," ujar Dedy.

Mendukung Pemerintah

Ia mengharapkan Asmindo bersama semua mitra dapat mendukung pemerintah dalam pengembangan industri mebel dan kerajinan di Indonesia dengan semua rantai pasoknya terutama untuk mendukung UMKM untuk tumbuh maju dan berkembang menciptakan lapangan pekerjaan baru serta menghasilkan produk ekspor yang berkualitas.

"Dan juga bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri sebagai contoh kebutuhan di IKN dan hotel juga di Indonesia dapat juga dipenuhi dari produk mebel dan kerajinan dalam negeri," ujar Dedy.

Kerja Sama UI-OIKN

Sebelumnya, Universitas Indonesia (UI) mengadakan tinjauan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai tindaklanjut kerja sama dengan Otorita IKN di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, Minggu (10/9). Momen ini diharapkan dapat memperkuat komitmen kolaborasi, juga sebagai pionir untuk mendukung implementasi bidang akademis di IKN.

Pihak UI menyatakan bahwa perlu adanya konsep hub atau pusat riset IKN di Kawasan Ibu Kota Nusantara, yakni sebagai tempat observasi bagi para peneliti dari berbagai universitas dalam menyusun kebijakan di IKN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
Temui Khofifah, Dubes Marok...
Megapolitan
DPRD Dorong Pemkot Bekasi B...

Ariana Grande Luncurkan Album "Petal"

36 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Ariana Grande Luncurkan Alb...

Angin Segar, Khofifah Hapus Pajak Pokok dan Denda Kendaraan Ojol

43 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Angin Segar, Khofifah Hapus...
Nasional
Mengagetkan, Ada Penipuan E...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.