TNI AD Komitmen Cegah Tindakan Negatif Anggota
📅 Kamis, 14 Sep 2023, 01:35 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: koran jakarta/Muhamad Ma’rup
JAKARTA - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Fredy Pratama, memastikan pihaknya akan mencegah terjadinya tindakan negatif dari anggota. Hal tersebut merespons beberapa kasus yang melibatkan oknum anggota TNI AD.
"Ini bentuk pertanggungjawaban, tapi menjadi evaluasi untuk mencegah hal-hal yang sama terjadi di kemudian hari," ujar Fredy, dalam acara Coffee Morning, di Jakarta, Rabu (13/9).
Dia mengatakan, apapun yang dilakukan anggota TNI AD baik perwira, tentara, maupun tamtama, tentu akan selalu ditindaklanjuti. Meski begitu, kata dia, dari sekian ratus ribu perajurit, hanya sekian persen saja yang melakukan hal yang negatif.
"Pengawasan kita lakukan. Tapi tidak bisa orang perorang. Makanya perajurit harus taat terhadap aturan di satuan masing-masing," jelasnya.
Fredy menambahkan, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) berpesan, sekecil apapun pelanggaran yang dilakukan perajurit TNI AD ini harus diselesaikan dengan tuntas. Menurutnya, hukuman yang diberikan menjadi bahan perbaikan bagi TNI AD dan tidak menciderai citra positif yang sudah terbangun selama ini. "Bukan berarti pencitraan, memang itulah kewajiban yang harus kami lakukan ke masyarakat," jelasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kasus Terkini
Dalam kegiatan tersebut, Kadispenad memaparkan beberapa isu terkini seperti penanganan Papua, kesiapan Alutista, sampai kasus-kasus yang dilakukan oknum anggota. Salah satunya, terkait kasus oknum anggota TNI AD yang melawan arus di Tol MBZ yang mengakibatkan tabrakan beruntun.
Fredy menyebut, oknum TNI AD yang mengakibatkan tabrakan beruntun tersebut memiliki gangguan psikologi. Meski begitu, pihaknya juga mendalami adanya kemungkinan konsumsi obat dan alkohol dari oknum tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tetapi yang saya tekankan, apakah ada pengaruh alkohol atau lain-lain ini sedang dalam pendalaman. Memang ada kemungkinan dari keterangan sementara. Sebelum itu ada konsumsi obat medis terkait kondisi psikis. Tapi ini masih harus terus didalami apakah betul atau yang lain-lain," terangnya.
Dia menegaskan, tindakan oknum perwira tersebut jelas melanggar aturan berkendara. Dia memastikan yang bersangkutan akan dikenakan hukuman yang sesuai dengan pelanggarannya. "Sanksi disiplin pasti, nanti mungkin ada pidana lalulintas yang dilanggar akan kita terapkan," tandasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!