Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepala Bakamla Akui Hadapi Sejumlah Tantangan 

📅 Kamis, 14 Sep 2023, 01:30 WIB | Oleh:
Kepala Bakamla Akui Hadapi Sejumlah Tantangan  Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak A
Ket. Pelantikan Kepala Bakamla -- Pejabat baru Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksdya TNI IrvansyahÊ(kiri) dan Kepala Badan Karantina Indonesia Sahat Manaor Panggabean dilantik di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/9). Presiden Joko Widodo melantik Laksdya TNI IrvansyahÊsebagai Kepala Bakamla menggantikan Laksdya TNI Aan Kurnia yang memasuki masa pensiun serta melantik Sahat Manaor Panggabean sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia.

JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melantik Laksdya TNI Irvansyah sebagai Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/9).

Irvansyah menggantikan Laksamana Madya TNI Purn. Aan Kurnia berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 118/TPA Tahun 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Utama di Lingkungan Badan Keamanan Laut.

Seusai dilantik, Irvansyah mengatakan bahwa Bakamla sebagai organisasi yang dibentuk pada 8 Desember 2014 masih menghadapi sejumlah tantangan. "Tantangan ke depan banyak, kami organisasi baru, dari sisi personel kami masih banyak kurang, sarana dan prasarana, alutsista, aset kami belum banyak, kantor masih menumpang, ada yang masih pinjam, sementara tugas harus terus dijalankan," katanya.

Mantan Panglima Komando Lintas Laut Militer yang pernah terlibat dalam misi pengadangan empat kapal ikan berbendera Vietnam menggunakan KRI Bung Tomo-357 pada bulan Maret 2019 itu menyampaikan pesan dari Presiden Jokowi kepada dirinya untuk memperkuat kolaborasi dengan kementerian maupun instansi/lembaga terkait dalam menjaga keamanan laut RI.

Selain itu, Bakamla juga mengemban tugas dalam mengawasi perbatasan negara di Laut Tiongkok Selatan melalui kerja sama dengan AL di Natuna Utara, kata lulusan Akademi AL pada tahun 1990 itu.

"Dari Presiden melalui Sekretaris Negara, saya diingatkan untuk bekerja bersama dengan Instansi lain, kementerian dan lembaga lain intinya berintegrasi dengan instansi kementerian yang lain dengan TNI juga. Untuk mengurus laut, tidak bisa sendirian," katanya.

Persoalan perdagangan narkotika melalui jalur laut, kata Irvansyah, juga menjadi salah satu fokus yang akan dijalankan selama kepemimpinannya sebagai Kepala Bakamla. "Nanti kami lebih fokus lagi pada narkotika, terutama yang masuk lewat laut. Kami akan fokus semoga dapat hasil lebih baik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.