Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Garut Peroleh Bantuan Truk Brimob untuk Distribusikan Air Bersih

📅 Kamis, 14 Sep 2023, 16:30 WIB | Oleh:
Garut Peroleh Bantuan Truk Brimob untuk Distribusikan Air Bersih Doc: ANTARA/HO-BPBD Garut
Ket. Petugas mendistribusikan air bersih untuk masyarakat di Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, mendapat tambahan bantuan satu unit truk dari Brimob Polda Jabar untuk memasok air bersih bagi warga yang kesulitan mendapatkan air karena daerahnya dilanda kekeringan dampak musim kemarau.

"Mobil tambahan truk suplai air bersih kepada warga masyarakat siap dioperasikan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Aah Anwar Saefuloh di Garut, Kamis.

Ia menuturkan, Pemkab Garut memiliki lima kendaraan truk operasional untuk pendistribusian air bersih kepada masyarakat yakni dari dua truk tangki PDAM Garut, PMI Garut, Dinas Sosial Garut, dan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jabar.

Seluruh armada itu, termasuk dari Brimob Polda Jabar, kata dia, semuanya sudah diturunkan untuk terus memasok kebutuhan air masyarakat yang kondisi daerahnya dan sumber airnya kering, sehingga kesulitan air untuk kebutuhan sehari-hari.

"Dengan adanya truk ini bisa dilakukan beberapa rit setiap harinya," katanya.

Pemkab Garut menetapkan Status Tanggap Darurat Kekeringan sampai 24 September 2023 dengan fokus mengatasi kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan di 19 dari 42 kecamatan yang ada di daerah itu.

Pemkab Garut, kata dia, siap membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih dengan upaya mendistribusikan air menggunakan truk tangki air, kemudian penampungan air, dan pipanisasi air dari sumber mata air ke pemukiman warga.

"Dibuatkan juga tempat penampungan air untuk memudahkan pendistribusian air, jadi masyarakat tinggal mengambil saja," katanya.

Salah satu desa yang mendapatkan pasokan air dari pemerintah daerah dibantu jajaran Brimob yakni Desa Kersamanah, Kecamatan Kersamanah. Petugas mendistribusikan air di tangki-tangki air yang sudah tersedia di sekitar pemukiman warga.

Selain itu, sejumlah desa lainnya juga mendapatkan pasokan air bersih yang tidak hanya dipasok oleh truk Brimob, melainkan dari jajaran kepolisian dengan menggunakan mobil patroli polsek.

Sementara itu, Pemkab Garut telah menerbitkan Surat Keputusan Bupati Garut Nomor : 100.3.3.2/KEP.646-BPBD/2023 tentang Penetapan Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan di Wilayah Kabupaten Garut yang saat ini tercatat 19 kecamatan dalam Status Tanggap Darurat Kekeringan.

Kecamatan tersebut yakni Kecamatan Cigedug, Malangbong, Pakenjeng, Balubur Limbangan, Peundeuy, Kadungora, Cikelet, Sukawening, Pameungpeuk, Pasirwangi, Cilawu, Selaawi, Sucinaraja, Cibiuk, Singajaya, Caringin, Kersamanah, Cisompet, dan Kecamatan Karangpawitan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.