AS Tidak Gentar dengan Dominasi Jet Siluman Tiongkok
📅 Kamis, 14 Sep 2023, 12:21 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSeperti yang ditunjukkan oleh Wilsbach sendiri, penilaian terbarunya terhadap J-20 secara umum sejalan dengan komentar yang dia buat pada simposium tahunan Asosiasi Angkatan Udara dan Luar Angkasa pada tahun 2022. Pada acara tersebut, sang jenderal mencatat bahwa J-20 "tidak akan membuat kita kehilangan waktu untuk tidur".
"Namun tentu saja, kami mengawasi mereka (Tiongkok) dengan cermat dan melihat bagaimana mereka mengoperasikannya."
Perlu juga dicatat bahwa Wilsbach juga telah menyebutkan kekhawatiran terhadap pesawat Tiongkok lainnya dalam diskusi mengenai J-20 di masa lalu, termasuk kemampuan komando dan kendali jarak jauh seperti pesawat peringatan dini dan kendali udara KJ-500.
Seperti yang telah dicatat sebelumnya , KJ-500 secara rutin digunakan untuk mendukung serangan pesawat tempur yang terbang di sekitar Taiwan. Secara umum, Tiongkok telah dengan cepat memperluas armada pesawat peringatan dini dan kendali udaranya, sementara AS telah mengurangi armadanya, meskipun penambahan E-7 kini sudah di depan mata.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jika para pejabat senior Angkatan Udara AS hanya merasa sedikit khawatir dengan kebangkitan J-20 Tiongkok, hal ini kemungkinan besar berkaitan dengan kemampuan yang akan dimanfaatkan oleh layanan tersebut dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi. Saat ini, TNI AU sedang mengembangkan berbagai kemampuan tempur udara di bawah kerangka Next Generation Air Dominance (NGAD). Hal ini mencakup pengerjaan pesawat tempur berawak generasi keenam, berbagai tingkatan platform tanpa awak, serta sensor, senjata, dan sistem manajemen pertempuran baru.
Lockheed Martin dan Boeing saat ini bersaing untuk mendapatkan kontrak pesawat tempur berawak, dengan Northrop Grumman baru-baru ini menarik diri dari pencalonan. Angkatan Udara berharap dapat memilih pemenangnya pada 2024.
Pesawat tempur generasi ke-4 yang lebih tua jumlahnya kini semakin berkurang, namun mereka juga menerima peningkatan penting dan pesawat baru dengan kemampuan unik, F-15EX, juga ditambahkan ke armada. Sementara itu, armada F-22 dan F-35 merupakan 'ujung tombak' roster penerbangan taktis AU AS.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!