Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Investor Swasta 'Groundbreaking' di IKN Akhir 2023

📅 Selasa, 12 Sep 2023, 00:01 WIB | Oleh:
Investor Swasta 'Groundbreaking' di IKN Akhir 2023 Doc: ISTIMEWA
Ket. Kepala OIKN, Bambang Susantono.

JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkapkan terdapat dua groundbreaking atau peletakan batu pertama oleh investor swasta di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada akhir tahun 2023.

"Sektor-sektornya ada perhotelan, rumah sakit, mal. Ada groundbreaking dari mereka yang sudah siap memulai (pembangunan). Ada juga istilahnya launching bagi mereka yang melakukan groundbreaking dua bulan lagi," kata Kepala OIKN, Bambang Susantono, di Gedung DPR Jakarta, Senin (11/9).

Seperti dikutip dari Antara, Bambang menambahkan pihaknya juga melaporkan kerja sama-kerja sama yang selama ini telah terjalin antara investor swasta dan OIKN.

"Ada juga kerja sama-kerja sama yang kita laporkan, seperti kerja sama dengan Universitas Stanford Amerika Serikat. Kemudian dengan Pertamina, di mana ada beberapa gagasan yang nanti pada waktunya kita laporkan," katanya.

Groundbreaking perusahaan-perusahaan swasta di IKN Nusantara dilaksanakan pada bulan September ini. Untuk tanggal pastinya, Bambang mengatakan hal tersebut memperhatikan dan menyesuaikan dengan jadwal Presiden Joko Widodo.

"Groundbreaking pada bulan ini, untuk tanggalnya sedang dibahas, disesuaikan, diorganisasikan, dan dengan memperhatikan juga jadwal Presiden," katanya.

Sebagai informasi, OIKN melalui Badan Usaha Milik Otorita yakni Bina Karya melakukan penandatanganan kesepakatan kerja sama dengan sejumlah perusahaan swasta Indonesia yang berencana ikut membangun IKN Nusantara.

Perusahaan-perusahaan swasta yang mencapai fase kesepakatan berkomitmen melakukan pembangunan mulai dari rumah sakit, hotel, sekolah, perkantoran, dan juga mal perbelanjaan.

Mengubah Orientasi

IKN Nusantara dibangun untuk mencapai target Indonesia sebagai negara maju, sesuai Visi Indonesia 2045. Dibangun dengan identitas nasional, IKN akan mengubah orientasi pembangunan menjadi Indonesia-sentris, serta mempercepat transformasi ekonomi Indonesia.

Sementara itu, Deputi Pendanaan dan Investasi OIKN, Agung Wicaksono, mengatakan OIKN hingga saat ini telah menerima 281 = Letter of Intent (LoI) atau pernyataan minat dari investor swasta untuk terlibat dalam pembangunan IKN Nusantara. "Hingga saat ini kita sudah menerima 281 LoI," ujar Agung.

Agung menambahkan LoI untuk pembangunan IKN tersebut masih didominasi dari negara-negara Asean. "Paling banyak masih tetap dari Singapura sebanyak 27 LoI, kemudian Jepang sebanyak 25 LoI, Malaysia sebanyak 19 LoI, dan ada juga dari Tiongkok sebanyak 17 LoI," katanya.

Agung berharap peningkatan jumlah LoI yang diterima oleh OIKN tersebut sebagai dampak positif dari promosi IKN dalam penyelenggaraan KTT ke-43 Asean.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara, Indonesia telah menetapkan sasaran untuk masuk ke jajaran lima besar perekonomian terkuat di dunia dan memiliki pendapatan per kapita negara berpenghasilan tinggi pada tahun 2045.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.