Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tedros: Waspadai Tren Covid-19 Jelang Musim Dingin

📅 Jumat, 08 Sep 2023, 02:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tedros: Waspadai Tren Covid-19 Jelang Musim Dingin Doc: AFP/Sam PANTHAKY
Ket. Ketua WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus

JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu (6/9) memperingatkan tren untuk Covid-19 menjelang musim dingin di belahan Bumi utara, dan menyerukan peningkatan vaksinasi dan pengawasan.

Meskipun datanya terbatas karena banyak negara berhenti melaporkan data Covid-19, badan kesehatan PBB memperkirakan ratusan ribu orang di seluruh dunia saat ini dirawat di rumah sakit karena virus tersebut.

"Kami terus melihat tren yang mengkhawatirkan mengenai Covid-19 menjelang musim dingin di belahan Bumi utara," kata Ketua WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. "Kematian meningkat di beberapa wilayah Timur Tengah dan Asia, laporan kasus di unit perawatan intensif meningkat di Eropa, dan jumlah pasien rawat inap meningkat di beberapa wilayah," imbuh dia.

Dari 43 negara atau kurang dari seperempat dari 194 negara anggota WHO yang telah melaporkan kematian akibat Covid-19 kepada badan tersebut, dan hanya 20 negara yang memberikan informasi mengenai rawat inap, tambah dia.

"Kami memperkirakan saat ini ada ratusan ribu orang di rumah sakit karena Covid," kata Dr Maria Van Kerkhove, pimpinan teknis WHO untuk Covid-19. "Hal ini mengkhawatirkan, mengingat ketika kita memasuki bulan-bulan yang lebih dingin di beberapa negara, dan orang-orang cenderung menghabiskan lebih banyak waktu bersama di dalam ruangan, dan virus yang menular melalui udara seperti Covid-19 akan mengambil keuntungan dari hal tersebut," imbuh Van Kerkhove.

Pengujian dan Vaksinasi.

Dengan beredarnya influenza dan RSV, Van Kerkhove menekankan pentingnya pengujian dan vaksinasi.

Sementara Tedros mengatakan meskipun saat ini tidak ada satu pun varian Covid-19 yang dominan di seluruh dunia, kasus subvarian EG.5 Omicron justru sedang meningkat. Sejumlah kecil subvarian BA.2.86 yang sangat bermutasi kini juga telah terdeteksi di 11 negara, kata Tedros.

"WHO memantau varian ini dengan cermat untuk menilai penularannya dan potensi dampaknya," ungkap Tedros.

Data awal menunjukkan bahwa vaksin yang ada akan memberikan perlindungan terhadap BA.2.86, kata Van Kerkhove.

Salah satu kekhawatiran terbesar WHO adalah betapa sedikitnya orang-orang berisiko yang baru-baru ini menerima suntikan vaksin Covid-19, kata Tedros seraya menyerukan kelompok rentan untuk tidak menunggu untuk mendapatkan dosisbooster.

"Peningkatan jumlah pasien rawat inap dan kematian menunjukkan bahwa Covid-19 akan tetap ada, dan kita akan terus membutuhkan alat untuk melawannya," ucap dia.SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.